Helo Indonesia

OTT Noel, Kesandung Pemerasan Pengurusan Sertifikasi K3

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Kamis, 21 Agustus 2025 15:35
    Bagikan  
OTT Noel, Kesandung Pemerasan Pengurusan Sertifikasi K3

Noel

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer dan sembilan orang para pihak lainnya di Jakarta, Rabu (20/8/2025) malam, terafirmasi terkait dugaan kasus pemerasan dalam proses pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemnaker.

Dari keterangan media, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3.

Membenarkan adanya OTT Rabu malam, membenarkan Noel ditangkap beserta 9 orang lainnya, membenarkan ruang K3 Kemnaker di Jl Gatot Subroto Kav. 51, Jakarta Selatan telah disegel KPK; Fitroh Rohcahyanto menginformasikan pihaknya mengamankan pula sejumlah uang tunai yang diduga hasil pemerasan, puluhan mobil mewah, dan satu unit sepeda motor mewah jenama Ducati.

Noel, Wamenaker ketiga, kelahiran Riau, 22 Juli 1975, sarjana sosial Universitas Satya Negara Indonesia, Jakarta Selatan (2004), sebelumnya dikenal sebagai aktivis 1998.

Suami dari Silvia Rinita Harefa ini mulai geser haluan pergerakan saat bergabung di barisan relawan politik pemenangan elektoral pejawat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) peserta Pilpres 2019 nomor urut 02 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) selaku Ketua Relawan Jokowi Mania Nusantara (JoMan).

Noel baru turut 'mencicipi' kue kekuasaan saat Menteri BUMN Erick Thohir menunjuknya sebagai Komisiaris Utama BUMN PT Mega Eltra dari Juni 2021 sampai 23 Maret 2022.

Belum terjawab terkait tidaknya, sebulan sebelumnya dia memutuskan turut menjadi saksi meringankan bagi terdakwa Munarman (mantan Ketua YLBHI dan Panglima Front Pembela Islam) dalam sidang kasus tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 23 Februari 2022. Kala itu Noel dengan lugas menjawab pers, bahwa Munarman adalah sahabat baiknya.

Jelang dibukanya masa pelaksanaan Pemilu 2024 oleh KPU 14 Juni 2022, Noel bermanuver deklarasikan relawan Ganjar Pranowo Mania.

Noel dan gerbong relawan pimpinannya kembali bermanuver dan kali ini menohok, lompat pagar mendeklarasikan dukungan politik absolut Relawan JoMan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres dan kelak kini bertransformasi menjadi Relawan Prabowo Mania 08.

Ogah tanggung, sosok 'bukan kaleng-kaleng', petinggi Partai Gerindra sekaligus adik capres Prabowo yakni Hashim Djojohadikusumo turut hadir saat Noel cs mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo sebagai capres 2024 di Gedung Joeang '45 Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/3/2023).

Selanjutnya, Noel dan Relawan Prabowo Mania 08 terlibat penuh dalam seluruh kerja-kerja elektoral pemenangan duet capres-cawapres nomor urut 2 dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran).

Nama Noel juga muncul di DCT Pemilu 2024 sebagai caleg DPR RI dapil Kalimantan Utara dari Partai Gerindra. Sayangnya dewi fortuna belum berpihak. Kendati meraih 29.786 suara, Noel gagal melenggang ke Senayan.

Harapan belum pupus, Noel menjadi satu dari 107 orang terpanggil menghadap presiden terpilih Prabowo di kediaman Jl Kertanegara IV Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 15 Oktober 2024.

Lalu, Noel menjadi pula satu dari total 54 orang yang mengikuti pembekalan selaku calon wakil menteri di kediaman Prabowo lainnnya, Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat top Hambalang (16-17 Oktober 2024), dan turut diumumkan Presiden terpilih terlantik Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan Kabinet Merah Putih 2024–2029 di Istana Kepresidenan Jakarta pada 20 Oktober 2024.

Kasus OTT Noel dinilai turut menjadi sebuah tamparan keras bagi generasi pemberani aktivis 1998 yang salah satunya lantangkan salah satu isu utama tuntutan rakyat yakni Hapuskan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).

Sebagaimana tiada bosan, pun media massa turut sangat keras menyuarakan. Bahwasanya tak bisa tidak, korupsi selain musuh rakyat, musuh negara dan musuh semua agama.

Korupsi juga bukan sekadar kejahatan biasa. Korupsi selain kejahatan purba kedua setelah prostitusi, adalah kejahatan luar biasa, 'extra ordinary crime', kejahatan transnasional dan kejahatan kemanusiaan!

Dan hari ini Noel sang aktivis, terjerembab praduga rasuah, musuh dan kejahatan itu. OTT lembaga rasuah atas dirinya sekaligus menjadi OTT pertama yang menyasar pada jantung kekuasaan. Tahta kepresidenan orang nomor satu, Prabowo Subianto. Kita nantikan perkembangan selanjutnya. (Muzzamil)