Helo Indonesia

Mukernas Paguyuban MAS TRIP: Generasi Penerus Mantapkan Program Perjuangan Berkelanjutan

Satwiko Rumekso - Nasional -> Peristiwa
Minggu, 9 November 2025 15:47
    Bagikan  
Mukernas Paguyuban MAS TRIP
Liputan

Mukernas Paguyuban MAS TRIP - Gubernur Jatim Khofifah membuka Mukernas Paguyuban Mastrip

HELOINDONESIA.COM -Paguyuban MAS TRIP menegaskan arah perjuangan berkelanjutan dalam mengisi kemerdekaan, sesuai semangat warisan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP).

“Kita berusaha untuk terus mempertahankan semangat perjuangan dari orang tua kita,” ujar Ketua Umum Paguyuban MAS TRIP, Destri Damayanti dalam Press Conference Mukernas, 9 November 2025 di Surabaya.

Momentum Mukernas semakin bermakna karena digelar pada bulan November yang identik dengan Hari Pahlawan 10 November serta peran historis MAS TRIP dalam mempertahankan kemerdekaan.

TRIP merupakan barisan pelajar pejuang yang terlibat langsung dalam pertempuran besar mempertahankan Indonesia pada 1945–1950.

Mereka masih berstatus pelajar SMP dan SMA, namun keberanian para remaja itu menjadi tonggak sejarah perjuangan yang tidak boleh dilupakan.

Untuk menjaga nilai kejuangan tersebut, keluarga para pejuang mendirikan Paguyuban MAS TRIP sebagai wadah penerus perjuangan.

Kini paguyuban dijalankan oleh dua generasi: Generasi 2 (anak pejuang TRIP) dan Generasi 3 (cucu pejuang TRIP) yang melanjutkan estafet perjuangan.

undefined

Destri menegaskan, perjuangan masa kini tidak lagi mengangkat senjata. Tantangan baru berada pada aspek persatuan, sosial, dan ekonomi. Karena itu Mukernas 2025 menegaskan empat fokus program strategis organisasi.

Pelestarian Nilai Kejuangan

Paguyuban memperkuat edukasi sejarah melalui penyusunan buku memori pejuang dan kerja sama dengan sekolah serta pemerintah daerah. “Anak-anak SMP zaman dulu tahun 1946–1951 mereka masih SMP, SMA, tapi mereka sudah berani berjuang,” ujar Destri. Upaya ini diharapkan menumbuhkan kecintaan dan keberanian generasi muda dalam membela NKRI.

Penguatan Persatuan dan Ketahanan Nasional

Organisasi memperkuat konsolidasi lintas daerah dan menjaga independensi dari politik praktis. “Selalu kita mulai dengan Indonesia Raya dan itu rasanya beda, ada emotional attachment yang sangat kuat,” tutur Destri. Rasa persatuan itu menjadi fondasi agar MAS TRIP tetap teguh menjaga keutuhan bangsa.

undefined

Pengabdian Sosial Berkelanjutan dan Ekonomi Kerakyatan

Pengabdian menjadi wujud perjuangan masa kini. “Dulu perjuangan itu berkorban nyawa, sekarang perjuangan itu bagaimana membantu rakyat supaya tidak kesulitan,” jelas Destri.

Paguyuban juga memberi ruang bagi pelaku UMKM. “Setiap ada kegiatan seperti hari ini, kita selalu mengajak UMKM untuk ikut pameran,” tambahnya. Dengan kolaborasi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan, pemberdayaan ekonomi rakyat dapat memperkuat kesejahteraan sosial.

Regenerasi dan Pemberdayaan Gen-3

Peran generasi muda diperkuat dalam struktur organisasi. “Contoh di Bidang, ketua dengan wakil ketua ini (dijabat) G2 dan G3, jadi semua pairing,” kata Destri. Ia melihat antusiasme besar generasi penerus. “Hari ini saat pembagian komisi, kita melihat ternyata anak-anak G3 ini yang paling semangat.”

Mereka ingin MAS TRIP tetap relevan dan aktif. Destri menegaskan harapan generasi penerus bahwa MAS TRIP “bukan sebagai organisasi sejarah namun merupakan organisasi perjuangan”, sesuai nilai dasar pendahulu mereka.

undefined

Di sela acara, salah satu anggota Gen-2 menyerahkan buku “Sejarah Pemerintahan Militer dan Pamong Praja di Jawa Timur selama perjuangan 1945–1950.”

“Buku tersebut ditulis oleh ayah saya dan rekan, saya tahunya malah dari teman saya, dan sudah dijual di online,” ujarnya.

Sebelumnya, Mukernas resmi dibuka di Gedung Negara Grahadi pada 8 November 2025 oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pada kesempatan itu, turut dibacakan Surat Keputusan Gubernur yang menetapkan Khofifah sebagai Dewan Pembina Kehormatan Paguyuban MAS TRIP Jawa Timur.***(AGj)