SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Bank Mandiri melalui Divisi Corporat Social Responsibility melakukan kunjungan ke Universitas Semarang (USM), baru-baru ini.
Delegasi Bank Mandiri diterima Rektor USM, Dr Supari ST MT dan Wakil Rektor II USM, Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA di ruang Rektor.
Kunjungan tersebut tindaklanjut kerja sama kedua pihak dalam penyaluran dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi.
Baca juga: Tim SAR Lakukan Pencarian Dua Nelayan yang Tenggelam di Perairan Banyutowo Pati
Wakil Rektor 2 USM, Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA menyambut baik kerja sama itu. Kerja sama tersebut sebagai bentuk kepedulian dunia perbankan terhadap sektor pendidikan.
''Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi mahasiswa penerima manfaat,'' katanya.
Dia mengatakan, kunjungan perwakilan Bank Mandiri tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti kerja sama yang telah disepakati sebelumnya. Fokus utama kerja sama ini adalah rencana penyaluran dana CSR untuk membantu mahasiswa OSM yang terkendala secara ekonomi.
Bantu Mahasiswa
Dana CSR tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa melanjutkan dan menyelesaikan proses perkuliahan dengan baik.
''Jadi, kunjungan dari Bank Mandiri terutama dari divisi CSR tadi menindaklanjuti hasil diskusi atau hasil kerja sama antara USM dengan Bank Mandiri. Jadi untuk melakukan eksekusi terkait dengan turunnya rencana turunnya dana CSR dari Bank Mandiri untuk Universitas Semarang dalam upaya untuk membantu mahasiswa USM yang dalam hal ini kesulitan dalam hal ekonomi sehingga dapat membantu menyelesaikan tugas belajar atau tugas menjadi mahasiswa Universitas Semarang,'' ujarnya.
Baca juga: Pemkot Semarang Ubah Jembatan Persen dari Konstruksi Kayu Jadi Cor Beton
Dia berharap, ke depan USM akan terus bisa mencari charity dari berbagai macam badan amal, terutama dari kolega-kolega atau instansi-instansi yang bisa membantu untuk kita berikan kepada masyarakat.
''Itu wujud USM untuk memberdayakan masyarakat dan wujud USM dalam upaya untuk kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat Indonesia,'' ujarnya.
Pada kesempatan ini, pihaknya menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi penyaluran dana bantuan kepada mahasiswa penerima. Kerja sama antara dunia pendidikan dan dunia usaha ini diharapkan terus berlanjut demi meningkatkan kualitas sumber daya generasi muda di Indonesia. (Aji)
