Helo Indonesia

Kanjeng Andi Iktikaf di Markas Masjid Al Amin, Jamaah Doakan Lahirnya Lagu Religius

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
12 jam 30 menit lalu
    Bagikan  
AL AMIN
HELO LAMPUNG

AL AMIN - Kanjeng Andi bersama para jamaah Markas Masjid Al Amin (Foto DS/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Penyanyi legendaris Lampung, Andi Ahmad Sampurna Jaya atau yang akrab disapa Kanjeng Andi, mencuri perhatian jamaah tabligh Markas Masjid Al Amin, Pahoman, Kota Bandarlampung. Di usianya yang menginjak 77 tahun, ia hadir dan langsung melaksanakan iktikaf atau ibadah semalaman, Jumat (23/1/2026).

Mantan Bupati Lampung Tengah periode 2000–2010 ini dikenal selalu tampil dengan senyum ramah dan kondisi fisik yang tetap bugar. Ia menjalani iktikaf selama tiga malam, dengan malam pertama di Masjid Al Amin, sementara dua malam berikutnya dilaksanakan di masjid lainnya.

undefined

Ketua Persatuan Artis Penyanyi dan Pencipta Lagu Rekaman Indonesia (PAPPRI) Lampung ini juga turut merasakan kebersamaan jamaah dengan ma’dubah, yakni makan malam bersama satu nampan besar (baki) di teras masjid.

Tokoh Lampung kelahiran 2 September 1949 tersebut tetap populer dengan ciri khas suara bariton serak yang membesarkan namanya. Selama berada di masjid, Kanjeng Andi tampak hangat menyapa setiap jamaah. Menjelang pukul 24.00 WIB ia beristirahat, lalu bangun kembali pada sepertiga malam untuk melanjutkan ibadah.

Kehadiran Kanjeng Andi disambut antusias para jamaah. Mereka mengaku bersyukur bisa beribadah bersama sosok legenda musik Lampung tersebut. “Alhamdulillah, Kanjeng Andi bisa berkumpul dan beribadah bersama jamaah Masjid Al Amin,” ujar Amir H. Darussalam, SH, MH, yang dikenal dekat dan rutin bersilaturahmi dengannya.

undefined

Dalam perjalanan panjang karier musiknya, Kanjeng Andi banyak mempopulerkan lagu-lagu berbahasa Lampung hingga membumi di tanah kelahirannya. Ia juga pernah berduet dengan penyanyi nasional dalam album Bulan Separuh.

Selain sebagai penyanyi, ia dikenal sebagai budayawan yang memiliki pergaulan luas dan dianggap sebagai keluarga oleh berbagai suku, baik di Lampung maupun dari provinsi lain.
Sejumlah gelar adat telah dianugerahkan kepadanya, di antaranya: (1) Anak Agung Dharma Wisesa dari masyarakat Adat Bali - Lampung Tengah; (2). Sutan Rajo Imbang Nan Sati dari masyarakat Adat Minang - Lampung Tengah; (3). Datuk Rajo Gegelang dari masyarakat Adat Pulau Pisang, Krui - Lampung Barat. 

Lainnya, (4) Andy Pattalongi dari masyarakat Adat Sulawesi Selatan - Lampung; (5). Ompung Andy Achmad Sampurna Jaya dari masyarakat Sumatera Utara - Lampung; (6). Umpuan Bathin Sempurno Jayo dari masyarakat Adat Terbanggi Besar; (7). Sutan Rajo Asli dari masyarakat adat Bandar Mataram; (8)· Suntan Pembina Adat, dari masyarakat Adat Pubian, Lampung Tengah

Apresiasi perjalanan musik juga mendapatkan penghargaan antara lain (1)· Tanda Penghargaan Wali kota III P 301 Bandar Lampung 1983; (2). Piagam Penghargaan Gubernur Kepala Daerah Tk. I Lampung 1983, (3).Tanda Penghargaan Wali kota Penerima Parasamya Punakarya Nugraha 1984; (4). Tanda Penghargaan Masyarakat Sumbagsel Festival Lagu dan Tari 1984

Lainnya, (5)· Tanda Penghargaan Korem 043 Garuda Hitam HUT GATAM ke 14 1990; (6). Tanda Penghargaan APMI - Pria Berbusana Terbaik Indonesia 1992; (7)· Tanda Penghargaan Festival Lagu Melayu Deli 1997; (8). Piagam Penghargaan dari Konsulat Jendral RI di Los Angeles USA atas Partisipasi dalam acara Gema Indonesia 2007

Para jamaah Masjid Al Amin, di antaranya Ahmad Rusdi Oemar (Aro), Muhammad Shobir Toyyib, dan Syekh Hanafie, mendoakan agar kebersamaan Kanjeng Andi dengan jamaah tabligh dapat menginspirasi lahirnya lagu-lagu religius yang menjadi amal jariah baginya.

“Tema lagunya nanti tentang hidup di dunia yang sementara dan akhirat yang selamanya,” seloroh Darussalam. Jamaah lain pun bercanda, lagu asing yang sering dinyanyikan Kanjeng Andi berjudul Laila bisa berubah menjadi Laa Ilaha Illallah.

“Insyaallah, kebersamaan Kanjeng Andi dengan jamaah Tabligh Al Amin akan mengantarkannya pada penghargaan tertinggi dari Allah SWT bersama umat Nabi Muhammad SAW,” ujar Ika Ferianto.

Selamat datang Kafilah PAPPRI, Kanjeng Andi. Takbir!
(HBM)