LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Untuk pertama kalinya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan jajaran Forkopimda melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H/2026 bersama belasan ribu masyarakat di Masjid Raya Al-Bakrie, Enggal, Kota Bandarlampung, Sabtu (21/3/2026).
Sejak setelah Salat Subuh, jemaah telah berdatangan dari berbagai penjuru. Tak hanya warga Kota Bandarlampung, banyak pula pemudik dari luar daerah yang turut memadati masjid kebanggaan Provinsi Lampung tersebut.

Jamaah Salat Ied meluber hingga pelataran Masjid Al Bakrie.
Alam seakan turut menaungi, langit yang teduh seperti menjadi payung bagi ribuan jemaah di halaman terbuka masjid. Hembusan angin pagi yang sejuk menambah kekhusyukan ibadah, menjadikan momen Salat Id di Masjid Raya Al-Bakrie begitu syahdu.
Lantunan takbir dan tahmid menggema, mengalir lembut dari jantung ibu kota provinsi menyentuh relung hati setiap insan yang hadir.

Setelah Salat Ied, Gubernur dan isteri open house halal bihalal di Mahan Agung Gubernuran Provinsi Lampung.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setda Provinsi Lampung, Yuri Agustina Primasari, menyampaikan bahwa kapasitas utama bagian dalam masjid mampu menampung sekitar 5.600 jemaah.
Namun, membludaknya antusiasme masyarakat membuat jemaah meluber hingga memenuhi halaman, teras, hingga pelataran taman di sekitar masjid. Masjid Raya Al-Bakrie, yang diresmikan pada 12 September 2025, kini menjadi ikon baru Provinsi Lampung.

Keindahan arsitekturnya menjadikannya bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga oase di tengah kota—ruang yang menenangkan jiwa dan mempererat kebersamaan, dikelola secara profesional dan penuh kebanggaan.
Kepadatan juga terlihat di area parkir. Kendaraan memadati sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Sudirman, Radin Intan, Ahmad Yani, Majapahit, hingga Sriwijaya. Bahkan, kantong-kantong parkir alternatif, seperti Lapangan Merah dan area bekas kafe di sekitar Jalan Radin Intan, turut dipenuhi kendaraan jemaah yang ingin menunaikan Salat Id.

Gubernur Mirza bersama Forkompinda saat malam takbiran
Di tengah keramaian itu, para pecalang—petugas keamanan adat warga Lampung asal Pulau Bali—bersama Satpol PP Provinsi Lampung dan unsur keamanan lainnya tampak sigap menjaga ketertiban. Sejak malam takbiran, Gubernur Mirza bersama Forkopimda telah memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.
Dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri tersebut, Utsman Hidayat bertindak sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain. Pesan-pesan tentang perdamaian, persatuan, dan pentingnya menjaga kerukunan umat mengalir hangat, menguatkan harapan agar lebaran kali ini menjadi momentum kembali pada fitrah—suci, damai, dan penuh kasih. (HBM)
