Helo Indonesia

Empat Peneliti FTP USM Presentasikan Riset Unggulan di FORC3S Annual Workshop

1 jam 34 menit lalu
    Bagikan  
Empat Peneliti FTP USM Presentasikan Riset Unggulan di FORC3S Annual Workshop

Peneliti FTP USM Prof Rohadi saat mempresentasikan risetnya dalam FORC3S Annual Workshop

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Menindaklanjuti implementasi program FIND4S Indonensia, program kolaborasi konsorsium Erasmus Plus dengan tujuh kampus yang memiliki program studi teknologi Pangan di Semarang, telah berlangsung kegiatan bertajuk “FORC3S Annual Workshop and Scientific Meeting 2026” pada Minggu-Senin, 4-5 Mei 2026 di Ruang Lobi Hotel Novotel Semarang.

Kegiatan ilmiah berisikan dua kegiatan utama yakni presentasi hasil riset oleh peneliti Indonesia dan Lokakarya Penulisan Artikel Ilmiah Jurnal Internasional, yang dipandu oleh peneliti yang memiliki H-index tinggi.

Baca juga: Tim FE USM Ajarkan KWT Kali Putih Cara Berinovasi dan Taklukkan Pasar Online

Sementara narasumber asing dari KU Leuven Prof Jan van Limpe, sebagai keynote session tampil pada hari pertama kegiatan.

Pada kegiatan ilmiah tersebut, sebanyak 40 artikel ilmiah hasil riset dipresentasikan oleh para peneliti dari berbagai kampus seperti Undip, USM, Untidar, Untag Semarang, UPGRIS, Unkartur, dan Unimus.

Artikel-artikel tersebut akan dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi kuartil 3 (Q3) masing-masing Food and Feed Research yang berpusat di University of Novi Sad, Republic of Serbia dan Carpathian Journal of Food Science and Technology dari Departemen the Chemistry-Biology Department of North University of Baia Mare Romania.

Menurut Ketua Penyelenggara yang juga Koordinator FIND4S Indonesia Dr Yoga Pratama, FORC3S AWSM sebagai embrio program kegiatan ilmiah yang diwadahi dalam FORC3S Indonesia.

Dia berharap, sebagai embrio kegiatan ilmiah FORC3S AWSM membawa perubahan-perubahan yang signifikan untuk memperbaiki budaya presentasi ilmiah oleh peneliti Indonesia.

''Terus terang budaya presentasi ilmiah di Indonesia belum terbentuk, sebagaimana masyarakat kampus Eropa”, jelas alumnus KU Leven Belgia dan program Doktor dari Leeds University Inggris,'' katanya.

Baca juga: Pemilik IPK Sempurna, Dosen Unmul Raih Doktor di Undip Berkat Model Pengukur Keberhasilan Arsitektur SI

Dia mengatakan, budaya presentasi yang dimaksud antara lain, bahwa seorang periset harus mempresentasikan hasil risetnya, bukan diwakilkan. Sebab saat presentasi yang menguasai materi jelas periset sendiri, pada sisi lain akan membuka ruang kerjasama dengan periset lain.

Empat peneliti FTP USM

Pada presentasi sesi hari pertama, dari 40 peneliti tiga di antaranya dari Fakultas Teknologi Petanian USM yakni Prof Dr Rohadi yang mempresentasikan Teh Kombucha yang diperkaya dari beragam ekstrak buah duwet (Java Plum) untuk meningkatkan aspek fungsionalnya sebagai minuman kesehatan.

Kemudian, Dr Mita Nurl Azkia dengan makalah mi berbahan baku tepung mocaf (modified cassava flour), dilanjutkan Antonia Nani Cahyanti dengan makalah Minuman Fungsional dari Fermentasi Susu Whey dengan kultur SCOBY, dan Anisa Rachma Sari yang mempesentasikan makalah tentang Karakteristik Yogurt dari beragam susu kacang-kacangan.

Sementara pada sesi lokakarya akan disampaikan oleh narasumber penulis yang memiliki H-indeks tinggi. Mereka para penulis yang artikel-artikelnya banyak dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi, utamanya terindek Scopus dan pengindek utama lain seperti WOS. Beberapa penulis produktif yang memberikan couching clinic antara lain Dr Joko Mariyono, Dr Ayusta, Dr Shinta dan Dr Albari. (Aji)