LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Pemerintah Kota Bandarlampung menegaskan komitmennya untuk mendukung implementasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang resmi ditutup di Kota Medan, Jumat (3/7/2026).
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, pada Sidang Pleno sekaligus penutupan Rakernas.

Dalam sidang pleno, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menyampaikan sembilan rekomendasi strategis yang telah disepakati pemerintah kota se-Indonesia.
Rekomendasi tersebut mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, penataan kebijakan aparatur sipil negara (ASN), penguatan tata kelola program strategis nasional, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, transformasi pemerintahan berbasis digital, peningkatan ketahanan lingkungan dan pembangunan kota berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal yang inklusif, penataan ruang serta kerja sama pembangunan kewilayahan, hingga penguatan advokasi hukum bagi pemerintah daerah.
Kesembilan rekomendasi tersebut akan menjadi masukan bagi pemerintah pusat dalam menyusun berbagai kebijakan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain itu, rekomendasi ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik, meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong pembangunan yang merata di seluruh Indonesia.
Penutupan Rakernas XVIII APEKSI dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam arahannya, AHY mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas konektivitas antardaerah, serta menciptakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Bagi Pemerintah Kota Bandarlampung, forum APEKSI menjadi wadah penting untuk mempererat sinergi antarpemerintah kota, bertukar inovasi, serta memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Hasil Rakernas diharapkan dapat menjadi acuan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui semangat kolaborasi yang dibangun dalam Rakernas XVIII APEKSI, pemerintah kota se-Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan pembangunan yang maju, tangguh, inklusif, dan berdaya saing demi kesejahteraan masyarakat.( Hajim).
