TANGGAMUS LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM---- Kepala Pekon Sinar Jawa, Hadi Hariyanto, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Jamiatul Muslimin, Dusun I Sindang Bunga (Talang Curup), Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Selasa (25/8/2026).
Peringatan Maulid Nabi berlangsung khidmat dan dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda serta ratusan jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Hadi Hariyanto menyampaikan sejumlah hal kepada masyarakat, termasuk terkait transparansi pengelolaan Dana Desa. Ia menegaskan bahwa pemerintah pekon berkomitmen menyampaikan informasi pembangunan dan penggunaan anggaran secara terbuka kepada masyarakat.
Selain itu, Hadi juga menyampaikan rencana pelaksanaan pengecoran jalan di titik tanjakan Ogan Jaya yang menjadi satu-satunya akses menuju dusun setempat.
“Mohon doa dan dukungannya. Kegiatan pengecoran yang merupakan akses menuju dusun ini, insyaallah akan dilaksanakan dalam minggu-minggu ini,” ujar Hadi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pekon meningkatkan akses dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hadi berharap dukungan masyarakat dapat terus terjaga sehingga setiap program pembangunan di Pekon Sinar Jawa dapat dilaksanakan secara baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, tausiah dalam peringatan Maulid Nabi disampaikan Ustaz Abdul Ghofur dari Way Jaha, Kecamatan Pugung.
Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Ghofur mengisahkan perjalanan Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyampaikan tentang sejarah shalawat yang menjadi salah satu bentuk kecintaan dan penghormatan umat Islam kepada Rasulullah SAW.
Menurutnya, shalawat telah dikenal sejak masa Nabi Adam AS. Ia menyebut salah satu lantunan yang disampaikan dalam kajiannya sebagai shalawat yang tertua.
Shalawat yang pertama kali ialah shalawat yang dibacakan oleh Nabi Adam AS, atas perintah Allah SWT melalui malaikat Jibril, ditujukan kepada Nabi Mudhammad SAW.
“Shallallahu ‘ala Muhammad, shallallahu ‘alaihi wasallam. Ini adalah shalawat tertua dari berbagai shalawat,” jelas Ustaz Abdul Ghofur.
Peringatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah pekon dan masyarakat.
Kehadiran pemerintah pekon dalam kegiatan keagamaan diharapkan semakin mendekatkan hubungan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi dalam menyampaikan berbagai program pembangunan di Pekon Sinar Jawa. (Wss/Adi)
