LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Pemkot Bandarlampung nyerahkan tiga unit mobil dump truck senilai 1,8 miliar, untuk operasional angkutan sampah di dinas lingkungan hidup (DLH).
Ketiga unit dump truck yang diserahkan ke DLH, berkapasitas 25 meter kubik setiap harinya. idealnya lingkungan hidup memiliki 150 armada dum truk untuk 800 ton sampah rumah tangga dan industri.
" Pemberian bantuan tiga unit armada truck ini sebagai upaya untuk menangani masalah sampah di kota Bandarlampung, dengan adanya tambahan armada,Insyaallah kebersihan kota Bandarlampung semakin terjaga, kata Wali Kota Eva Dwiana.Rabu ( 23/7/2025).di Halaman Pemkot Bandarlampung.
" Nanti akan kita tambah lagi armadanya,diperubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD-P) tahun ini dan anggaran murni tahun berikutnya, dengan harapan sampah di Bandarlampung dapat diangkut dengan cepat, ucap Wali Kota Bandarlampung.
Eva Dwiana meminta Plt UPT kebekersihan, agar bekerja secara maksimal, harus kerja cepat, tidak boleh ada tumpukan sampah, apabila muncul tumpukan sampah harus segera diatasi,jangan lama-lama minimal satu jam wilayahnya harus bersih.
" Saya akan keliling, memantau setiap wilayah yang dikunjungi, kita siapkan juga sokli mandiri agar masyarakat tidak membuang sampah seenaknya, harus ada tempat pembuangan sampah yang strategis,tidak dipinggir jalan, karena banyak diprotes warga lainya, tuturnya.
Wali Kota Ev Dwiana memiliki keinginan di Bandarlampung ada truck sampah listrik modern seperti di daerah Jakarta, Insyaallah ada rezeki, kita akan beli truck sampah yang modern, yang bisa ada dijalan protokol.
Tiga unit dump truck ini dananya dari APBD 2025, tujuannya untuk menambah armada pengangkut sampah,ujar Plt Kadis LH Veni Devialesti.
Insyaallah sampah-sampah di kota bisa kami tangani sesuai intruksi Bu Wali, harus tepat waktu dan kota ini makin bersih.
" Apalagi sekarang DLH memiliki armada pengangkut sampah sebanyak 94 unit. 66 unit dump truk dan 28 amrol (mobil pengangkut kontainer sampah), idealnya memang 150 armada dum truck, terangnya.
Kita akan ajukan di Perubahan dan murni tahun 2026,mudah-mudahan bisa terealisasi,kota Bandarlampung bisa menjadi bersih tanpa sampah dijalan.
Namun perlu kesadaran masyarakatnya juga, jangan buang sampah sembarangan, termasuk main lempar dari kendaraan,dipinggir jalan dan ke sungai, tandasnya.( Hajim).