Kandang Kambing di Kaliori Rembang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 11:10
Kondisi kandang kambing milik Suratmin warga Dukuh Siman, Kaliori yang terbakar

REMBANG, HELOINDONESIA.COM - Nasib nahas menimpa Suratmin, warga Dukuh Siman, Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Kandang kambing miliknya ludes disambar api pada Jumat (24/7/2026) siang, sekitar pukul 12.15 WIB.

Insiden kebakaran tersebut diduga kuat bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi kejadian yang lepas dari pengawasan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari seorang warga tak lama setelah api mulai membesar.

"Kami menerima laporan kebakaran pukul 12.20 WIB. Tim Damkar bergerak cepat dan tiba di lokasi sekira pukul 12.29 WIB untuk langsung melakukan upaya pemadaman," ujarnya.

Baca juga: Dorong Ekonomi Lokal, Tim USM Gelar Pelatihan Pemetaan Industri Kreatif di Laweyan

Luthfi menjelaskan, kobaran api dengan cepat merembet akibat tiupan angin dan material yang mudah terbakar.

"Penyebab kebakaran ini dari pembakaran sampah di sekitar lokasi, Mas. Api kemudian merembet ke bangunan rumah dan kandang," ungkapnya.

Damkar BPBD Rembang mengerahkan satu mobil pemadam, dua mobil tangki air dan satu tangki supply BPBD dikerahkan. Setelah padam, petugas melakukan penyisiran dan pendinginan agar tidak ada sisa kobaran yang berpotensi memicu api kembali.

Seluruh proses pemadaman hingga pengecekan area dinyatakan selesai penuh pada pukul 14.03 WIB.

Meskipun api sempat merembet ke area bangunan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Namun, kerugian material yang dialami korban cukup signifikan.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun Pemilik (Suratmin) ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp30 juta," terang Luthfi.

Baca juga: Jejak Gus Yahya: Ketika Calon Bintang Politik Rembang Dipilihkan Jalan ke Makkah

Menyikapi insiden ini, Luthfi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak membakar sampah secara sembarangan, terlebih di dekat bangunan yang mudah terbakar.
Dia menegaskan, jika warga terpaksa harus membakar sampah, prosesnya harus terus diawasi hingga api benar-benar padam total.

"Jika membakar sampah, harus ditunggu sampai benar-benar padam. Sangat disarankan untuk menyiramnya dengan air agar memastikan tidak ada bara tersisa yang bisa memicu api kembali," pungkasnya. (Aji)

Berita Terkini