LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM— Bandarlampung masuk dalam jajaran 400 besar kota dunia berdasarkan Global Cities Index 2026 yang dirilis Oxford Economics. Kota di Provinsi Lampung itu menempati peringkat ke-395 dari 1.000 kota yang masuk dalam pemeringkatan. Kamis.( 1/10/2026).
Data tersebut dipublikasikan melalui laman resmi Oxford Economics dalam Global Cities Index 2026. Pemeringkatan ini menilai kota berdasarkan lima dimensi utama, yaitu Economics, Human Capital, Quality of Life, Environment, dan Governance.
Posisi tersebut menempatkan Bandarlampung sebagai salah satu kota Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam daftar. Sejumlah kota Indonesia yang berada di atas Bandarlampung antara lain Jakarta, Surabaya, Medan, Padang, Denpasar, dan Makassar.
Berbeda dari pemeringkatan yang hanya melihat ukuran ekonomi, Global Cities Index menggunakan sejumlah indikator untuk menggambarkan kondisi perkotaan secara lebih luas. Aspek ekonomi, kualitas sumber daya manusia, kualitas hidup, lingkungan, serta tata kelola menjadi bagian dari penilaian.
Masuknya Bandarlampung dalam 400 besar kota dunia juga berkaitan dengan posisi strategis kota tersebut di Sumatera bagian selatan.
Bandarlampung merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi, perdagangan dan jasa di Provinsi Lampung. Kota ini juga memiliki peran penting dalam konektivitas antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.
Arus mobilitas masyarakat dan distribusi barang melalui wilayah Lampung menjadikan Bandar Lampung sebagai salah satu simpul penting dalam jaringan transportasi dan aktivitas ekonomi regional.
Di sisi lain, peringkat tersebut dapat menjadi salah satu gambaran mengenai berbagai aspek yang masih perlu diperkuat dalam pembangunan kota.
Peningkatan kualitas hidup masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, penguatan tata kelola, serta pengelolaan lingkungan menjadi sejumlah aspek penting bagi perkembangan Bandar Lampung ke depan.
Dengan peringkat ke-395 dalam Global Cities Index 2026, Bandarlampung kini tercatat dalam pemetaan 1.000 kota dunia versi Oxford Economics. Posisi tersebut sekaligus menempatkan kota ini dalam konteks persaingan dan perkembangan perkotaan pada tingkat global.( Rls/Hajim).