TULANGBAWANG LAMPUNG , HELOINDONESIA.COM — Tidak ada pelaminan, musik, dan wajah ceria. Bahkan, isak tangis sesekali memecah keheningan pernikahan Agustin Putri Rahmadini di depan jenazah kedua orangtua dan adiknya akibat pembunuhan oleh kerabat dekatnya.
Di hadapan Agustin, terbujur jenazah ayahnya, Rahmat (69), ibunya, Hasanah (56), dan adiknya, Devny Kishela Putri (14) di Kampung Purwa Jaya, xdKecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang, Selasa (6/10/2026). Pelaku adik ibunya yang telah tewas akibat melawan saat penangkapan.
Seharusnya kedua orangtua Agustin duduk di antara keluarga, menyaksikan putri mereka memasuki kehidupan baru bersama lelaki pilihannya, Nasrul Safaat, Seharusnya sang adik ikut tersenyum. Tetapi takdir memilih jalan yang jauh lebih getir.
Kasus pembunuhan satu keluarga itu kemudian mengarah kepada AF (35), yang disebut merupakan adik kandung Hasanah.
Informasi yang diberitakan sejumlah media menyebut AF berhasil ditemukan polisi di wilayah Purbolinggo, Lampung Timur.
Saat hendak diamankan, ia disebut melakukan perlawanan dengan senjata tajam sehingga polisi mengambil tindakan tegas dan terukur yang menyebabkan AF meninggal dunia.
Sejumlah pemberitaan juga mengungkap adanya catatan kriminal pada AF, termasuk keterlibatan dalam kasus pembunuhan terhadap kakak kandungnya di Tangerang.
Riwayat gangguan kejiwaan juga disebut dalam informasi mengenai dirinya.
Namun kondisi tersebut tetap perlu ditempatkan secara hati-hati karena diagnosis kejiwaan merupakan ranah pemeriksaan profesional, bukan sesuatu yang dapat disimpulkan semata-mata dari tindakan kriminal.
Bagi keluarga korban, semua penjelasan itu mungkin tak akan pernah cukup. Sebab orang yang mereka cintai tetap tidak akan kembali. Kini foto menjadi satu-satunya cara untuk melihat wajah orang-orang yang telah pergi. (HBM)