HELOINDONESIA.COM - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia meminta agar nantinya debat capres dan cawapres dilaksanakan dengan cara dipisah.
Debat Cawapres merupakan bagian penting bagi publik untuk melihat kualitas dan intelektualitas dari ketiga kandidat yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD.
"Debat cawapres itu termasuk bagian penting dari proses Pilpres karena publik bisa melihat kualitas intelektualitas dari orang orang yang disodorkan di kertas suara nanti. Kita tidak bicara soal tiga pasang, tetapi kita bicara tentang enam tokoh dengan capres 3 dan cawapres 3," kata Dedi, Sabtu (2/12/2023).
Ia juga mengatakan debat harus dibuat dengan skema capres-cawapres bersamaan, debat hanya capres, dan hanya cawapresnya saja.
Baca juga: Semrawutnya Tiang Kabel Internet Ancam Misi Eva Percantik Kota
"Sehingga mau tidak mau debat capres harus ada dipisah dengan debat cawapres atau dibuat dengan skema yang lengkap misalnya ada debat capres-cawapres secara bersamaan, debat hanya Capresnya, dan debat hanya Cawapresnya," jelas dedi.
Menurut Dedi, publik bisa saja tertarik pada sosok cawapres ketimbang capres sehingga diperlukan ruang debat untuk mengetahui kapasitas semuanya dari tiga kandidat yang mengikuti Pilpres 2024.
"Bisa saja sebagian publik tertarik dengan Muhaimin dibanding Anies Baswedan atau sebagian publik tertarik dengan Mahfud MD dibanding Ganjar, atau sebagian publik tertarik dengan Gibran dibanding Prabowo artinya peluang publik untuk mengenal semuanya itu hanya bisa dilakukan melalui debat Cawapres," ujarnya.
Dedi menegaskan jika debat cawapres ditiadakan akan terkesan KPU melindungi Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Adakan Pertemuan dengan PM Norwegia, Presiden Jokowi Bahas Lingkungan Hidup hingga Situasi di Gaza
"Maka akan sangat buruk kalau sampai debat cawapres ditiadakan, akan terkesan sekali bahwa KPU seolah-olah melindungi Gibran," ucapnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan KPU telah menetapkan debat capres dan cawapres tetap berlangsung 5 kali.
Debat akan dilakukan dengan 3 kali debat capres dan 2 kali cawapres.