JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Pada tahun politik dan menjelang Pemilu 2024, budayawan yang juga pakar komunikasi politik, Antonius Benny Susetyo menyampaikan, diperlukan kecerdasan dalam mencari sosok pemimpin yang memiliki arete atau keunggulan yang melekat pada seseorang.
Menurut Benny, sapaan akrabnya, arete berarti keutamaan yang terdapat pada seseorang. Dialah yang punya kemampuan leadership paripurna, serta memiliki tiga karakter yaitu logos, ethos dan pathos.
Logos yaitu memiliki pengetahuan, seperti pengetahuan manajemen, pengetahuan ketatanegaraan, sehingga negara itu bisa makmur dan sejahtera.
Punya Ethos
Sedangkan pemimpin yang memiliki ethos dikatakan Benny, yaitu pemimpin yang memiliki kedekatan dengan rakyatnya, banting tulang bersama rakyat, pemimpin yang bekerja di lapangan, yang tidak hanya jago retorika, tetapi pemimpin yang betul-betul menyentuh hati rakyat.
"Maka ethos adalah pemimpin yang berkeringat, yang dikatakan oleh Soekarno; Pemimpin yang memiliki jiwa gotong royong. Jiwa gotong royong ini sangat penting karena di situlah pemimpin membanting tulang, berkeringat bersama rakyat,’’ tutur Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP itu, dalam keterangannya Senin 22 Mei 2023.
Lebih lanjut, Benny berpesan dalam mencari pemimpin haruslah yang memiliki phatos, yaitu pemimpin yang senantiasa merasakan penderitaan rakyat, pemimpin yang bisa menjadi curahan rakyat, dan pemimpin yang bisa membaca nurani rakyat.
"Maka pemimpin ke depan, kita membutuhkan pemimpin yang memiliki jiwa phatos. Ciri-ciri pemimpin yang bijaksana, yaitu mampu merealisasikan setiap aspirasi masyarakat. Seorang pemimpin yang baik dan bijaksana adalah orang yang mampu merealisasikan setiap aspsirasi masyarakat. Melakukan terobosan-terobosan jitu dan membawa kebaikan,’’ tutupnya. (Aji)
