HELOINDONESIA.COM - Pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebutkan nama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk bursa cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 memantik tanggapan partai Koalisi.
Wakil Ketua Umum Partai Hanura Benny Rhamdani menilai pernyataan Puan Maharani hanya candaan menyebutkan AHY sebagai salah satu sosok Kandidat pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
"Ya enggak mungkin lah, saya yakin Mbak Puan iseng. Masa AHY diduetkan dengan Pak Ganjar. Iseng guyon saja. Enggak mungkin," kata Benny di Jakarta, Rabu (7/6/2023).
Selain PDIP selalu inisiator pengusung Ganjar Pranowo dan PPP, Partai Hanura juga ikut bergabung dengan koalisi parpol pendukung Ganjar Pranowo. Bahkan Hanura telah resmi menyatakan dukungannya dengan langsung dideklarasikan di kediaman Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) pada, Sabtu (22/4/2023) lalu.
Baca juga: Kemenkumham : Richard Eliezer, Bebas Murni 31 Januari 2024
Benny berpendapat, PDIP tidak bisa memutuskan Cawapres Ganjar lantaran terdapat partai koalisi lain ikut menyatakan akan memenangkan gubernur Jawa Tengah tersebut
Apalagi, Benny mengungkapkan, capres Ganjar Pranowo sendiri sudah membuka ruang bagi partai koalisi untuk mengusulkan nama cawapres. Tidak hanya Ganjar, Ketua Umum PDIP sudah melontarkan hal yang sama.
"Cawapres tidak mungkin hanya ditentukan oleh salah satu partai yang berkoalisi. Karena masih ada partai lainnya," tukasnya.
Baca juga: Jokowi Ogah Komentar Soal Putusan MK Perpanjang Jabatan Pimpinan KPK : Tunggu Kajian Menkopolhukam
"Lagipula keinginan partai untuk mengajukan proposal pasti ada, seperti PAN kemarin mengusulkan Menteri BUMN Erick Thohir," tuturnya.
Karena itu menurut Benny, Hanura pun ikut mengajukan nama Cawapres yang nantinya akan dibahas untuk diputuskan mana yang paling cocok mendampingi Ganjar Pranowo.
Benny menyebutkan dua nama Erick Thohir dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD yang akan disarankan untuk Cawapres.
"Hanura ada kemungkinan pak Erick, atau Pak Mahfud MD mungkin. Tapi pasti lah untuk wapres itu akan ditentukan menjadi keputusan bersama partai koalisi," kata dia.
Sebelumnya, Ketuya DPP PDIP Puan Maharani mengatakan partai memiliki 10 daftar cawapres yang tengah dibahas.
Puan mengakui jika seluruh nama itu memiliki kelebihan dan akan dipertimbangkan sebagai cawapres Ganjar Pranowo.
Baca juga: Wali Kota Eva Mengucapkan Terima Kasih Atas Dukungan yang Masih Tinggi Terhadapnya
Adapun dari 10 nama tersebut , Puan menyebutkan AHY termasuk dalam daftar sosok yang akan dibahas sebagai pendamping Ganjar Pranowo. selain AHY, Puan juga menyebutkan, beberapa nama lainnya yaiti Airlangga Hartarto, Sandiaga Uno, Mahfud MD dan Erick Thohir.
"Seperti sudah beredar dan disebutkan di media, ada Pak Mahfud, lalu Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno, Pak AHY ada, ya, kan?" kata Puan di sela-sela Rakernas PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (5/6).
Ketua DPR-RI itu juga menambahkan, tugas partai koalisi untuk menentukan dan menyeleksi nama-nama cawapres tersebut. Pertimbangannya mereka harus memiliki visi misi yang sama dengan Ganjar dan partainya.
Baca juga: Denny Indrayana: Jokowi Layak Hadapi Proses Pemakzulan, Caranya DPR Perlu Gelar Hak Angket
Meski demikian, imbuh Puan, koalisi Ganjar belum akan mrndeklarasikan nama cawapres Ganjar dalam waktu dekat ini atau di Rakernas.
"Jadi nama tetap akan ditentukan nanti tapi belum hari ini. Jadi masih menimbang nama-nama yang ada," katanya.
