HELOINDONESIA.COM - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengemukakan pendapatnya terkait Partai Golkar bergabung dengan Gerindra untuk mengusung calon presiden (capres) Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Puan menilai partai-partai pendukung pendukung Prabowo, yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yaitu Gerindra, PKB, PAN, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Golkar, masih dinamis.
"Walaupun Golkar sudah bergabung bersama Pak Prabowo, tetapi itu kan (masih belum final), jadi baru menuju pelaminan," kata Puan di Jakarta, dikutip Kamis (17/8).
Bahkan Puan menyatakan PDIP tetap membuka peluang bagi partai berlogo beringin itu untuk berkoalisi.
Baca juga: Bupati Tanggamus Dewi dan KBPP Bagikan Bendera Merah Putih
Puan menyampaikan PDI Perjuangan dan Golkar memiliki tujuan, niat, dan cita-cita yang sama.
"Yang pasti kami tetap membuka pintu. Kami tidak akan menutup pintu. PDI Perjuangan sih cocok (dengan Golkar untuk berkoalisi) Jadi, kalau memang ada faktor yang tidak bikin cocok, perlu ditanyakan Pak Airlangga," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, partai Golkar dan PAN mengumumkan mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 pada Minggu pekan lalu (13/8).
Baca juga: Polda Lampung Turut Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-78 RI
Dengan bergabungnya PAN dan Golkar, semakin menperkuat koalisi KIRR. Dua partai parlemen tersebut akan bersama-sama memenangkan capres Prabowo Subianto dengam Gerindra, PKB, PBB serta disebut-sebut Partai Gelora akan ikut bergabung.
Adapun PDIP mengusung capres Ganjar Pranowo bersama PPP, Partai Hanura dan Parta Perindo. Diantara partai pengusung Ganjar itu hanya dua partai parlemen yaitu PDIP dan PPP.
