Pernah Tersandung Dugaan Asusila, Tokoh Desak Cabut Pencalegan ES

Rabu, 28 Juni 2023 14:30
(Foto Rama/HI)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran meminta Partai Gerindra mencabut bakal pencalonan anggota legislatif (caleg) dari kabupatennya yang berinisial ES terkait pernah tersandung kasus dugaan asusila.

Hal itu yang mendorong DPD LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) mengirim surat ke DPC Partai Gerindra Pesawaran atas permintaan sejumlah tokoh masyarakat soal dugaan asusila kadernya yang kembali masuk daftar bacaleg Gerindra.

Ketua LSM BANKI Pesawaran Wahyudi menuturkan pihaknya pernah mengirimkan surat sebelumnya terkait dugaan asusila. Karenanya pihaknya melayangkan surat ke DPC Gerindra Pesawaran agar desakan tokoh masyarakat dan sejumlah masyarakat dapat direspon oleh Partai Gerindra.

"Ya, Alhamdulillah surat sudah kita layangkan, agar mendapat jawaban dan pertimbangan Partai Gerindra dalam mencalonkan kader untuk maju pada pileg 2024 mendatang," kata Wahyudi, Selasa (27/6/2023).

Baca juga: Pemkab Pesawaran Cuti Bersama Idul Adha 1444 H, 28 Hingga 30 Juni 2023

Dikatakan, pihaknya menilai keputusan Gerindra untuk lebih selektif dalam menentukan bacaleg dapat membantu Kabupaten Pesawaran dalam konteks pembangunan, sebab kata dia, Gerindra merupakan partai besar yang dibutuhkan sumbangsihnya dalam menyediakan kader terbaik untuk berada di parlemen.

"Kami yakin Gerindra memiliki banyak kader yang memiliki kemampuan baik, mengapa masih memakai kader yang pernah dilaporkan dalam dugaan kasus asusila," tambahnya.

Baca juga: Wali Kota Eva Dwiana Lantik 48 Pejabat, 4 Diantaranya Kepala OPD

"Kami sangat mengapresiasi sikap DPC Gerindra Kabupaten Pesawaran yang telah membuka ruang bagi masyarakat seperti kami, ini menandakan bahwa Gerindra merupakan partai yang demokratis," timpalnya.

Terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC Partai Gerindra Pesawaran Darul Qutni mengaku telah menerima surat dari LSM BANKI dan berjanji akan meneruskan surat kepada pimpinan partai untuk kemudian memberikan respon.

"Kami sudah terima dan akan kami disposisikan kepada ketua untuk kemudian dirapatkan terkait langkah apa yang akan diambil," pungkas Darul. (Rama)

Berita Terkini