HELOINDONESIA.COM - Kesehatan menjadi salah satu yang paling utama diinginkan semua orang. Dengan tubuh dan jiwa yang sehat, seseorang dapat menjadi sukses dan berhasil.
Pakar etnaprana dr Wanarni Aries dalam webinar yang diselenggarakan Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF 2024) pada pekan lalu mengatakan bahwa ada tiga komponen untuk mencapai hidup sehat dalam mengimplementasi etnaprana.
Etnaprana dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berasal dari dua kata Bahasa Jawa, yaitu etnisitas “keadaan/sifat suatu kelompok yang memiliki ciri-ciri yang sama” dan Prana sebagai “energi kehidupan”.
Ya, etnaprana merupakan konsep wellness yang berakar pada budaya, tradisi, dan kekayaan alam Indonesia yang sudah turun temurun.
Baca juga: Wanita Tewas di Hotel Semarang Ternyata Dicekik Penjual Siomay, Tersinggung Dibilang Gemuk
“Etnaprana menekankan pentingnya keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa, serta hubungan antara manusia dengan alam,” jelas
dr Wanarni Aries menjelaskan, ada tiga komponen untuk menjaga hidup selalu sehat. Di antaranya memenuhi kebutuhan nutrisi & gizi seimbang.
“Kedua, aktivitas fisik yang teratur dan mampu memanajemen stres,” paparnya.
Dari sudut etnaprana, kebutuhan nutrisi dan memenuhi gizi yang seimbang bisa didapatkan melalui minuman tradisional. Tapi juga bisa didapat dari minuman modern.
Minuman tradisional itu sendiri misalnya, wedang tahu khas Semarang, Jamu jun, wedang kacang tanah, wedang pokak, kobbhu khas Madura.
“Khas Sunda ada bandrek dan bajigur. Sementara untuk khas Batak ada bandrek susu, tuak. Khas Betawi ada bir pletok. Di Bali ada minuman loloh.
Manfaat minuman tradisional yang masuk dalam golongan etnaprana itu, misalnya bandrek yang bermanfaat dalam menghangatkan tubuh, meringankan sakit tenggorokan,
dan menambah stamina
Tuak yang khas Batak dapat menyegarkan tubuh. Bir pletok yang dari Betawi bisa meningkatkan imunitas danmengatasi flu ringan.
Bajigur untuk menjaga sistem pencernaan, serta mengendalikan
tekanan darah dan menghangatkan tubuh.
Loloh yang berasal dari Bali untuk mengatasi kolestrol tinggi dan darah tinggi.
Baca juga: KPK Gelar Matrikulasi bagi Jurnalis, Tingkatkan Pemahaman Regulasi dan Prosedur Penanganan TPK
Sedangkan wedang tahu, Jamu jun, wedang kacang tanah bisa meningkatkan imunitas tubuh, menghangatkan badan
Kobbhu: menghangatkan tubuh dan menyehatkan tenggorokan
Wedang pokak: meredakan masuk angin, demam, flu, batuk,
dan menjaga daya tahan tubuh.
Sementara untuk minuman modernnya bisa berasal dari buah-buahan dan sayuran yang dibuat menjadi juice.
