Guncang Thailand, Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival dan Keliling 6 Kota

Jumat, 10 April 2026 22:45
Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang yang berjaya di Thailand

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Nama SMAN 4 Kota Semarang mendadak jadi buah bibir dalam ajang bergengsi Luang Pu Suang International Folklore Contest 2026. Datang jauh-jauh dari Jawa Tengah sebagai peserta undangan dan berstatus tim kuda hitam, tim seni sekolah ini sukses membalikkan prediksi di festival seni budaya dunia tersebut.

Tepat pada tanggal 8 April 2026, sebanyak 13 siswi tangguh dari SMAN 4 Semarang mengguncang panggung utama di Sisaket, Thailand. Selama 15 menit durasi penampilan, atmosfer di lokasi acara berubah drastis. Penonton yang awalnya tenang dibuat terpukau oleh kombinasi gerakan yang luar biasa kompak, cepat, dan penuh energi.

Baca juga: Borong Bus Listrik, Prabowo Puji Langkah Ahmad Luthfi Ikut Dorong Transisi Energi Bersih

Ditambah lagi alunan musik perkusi khas Aceh yang dimainkan secara langsung dipadu dengan syair religius dan vokal para penari. Ratoh Pukat yang ditampilkan menciptakan harmoni ritmis yang kuat dan memikat. Ratoh Pukat adalah gabungan antara Tari Ratoh Jaroe dengan Tarek Pukat.

Penonton mengganjar dengan tepuk tangan. Juri pun memberikan nilai plus. Sebanyak 13 siswi yang tergabung di Tim Ratoh Jaroe menyabet Juara Umum Pertama. Tak hanya itu, mereka juga dinobatkan sebagai Excellent Performance. Hebatnya, mereka berhasil mengalahkan perwakilan dari negara-negara seperti India, Sri Lanka, Laos, Filipina, Hungaria, Bulgaria, Korea Selatan, Turki, dan tuan rumah Thailand.

"Kami ikut bangga dengan prestasi yang dicapai anak-anak. Ditambah lagi ada misi budaya, karena mereka juga tampil di enam kota di Thailand. Mengenalkan kebudayaan Indonesia," kata Pembina Ektrakurikuler Ratoe Jaroh SMAN 4 Semarang, Rina Budi H, Jumat 10 April 2026.

Dengan cara tampil dan bertemu dengan orang banyak di dunia internasional, maka semakin populer juga seni kebudayaan Indonesia di luar negeri. Di sisi lain, hal itu menjadi pengalaman berharga bagi siswi seusia mereka di level internasional.

Adapun 13 siswa yang tergabung dalam tim ini adalah Almira Silmi Hidayatunnisa, Amara As Aluka Billah, Bunga Berliana Shanika Karin, Cahyati Maura Ardiningrum, Jadaeiradinda Haidar. Kemudian, Jessie Putri Aulya Fadhillah, Keisha Zevania Wihelmina, Meyla Dwi Vera, Miranda Aline Satoto, Mutiara Zatil Aqmara Wijanarko, Najla Ranaa Maritza Wibowo, Reva Cahya Arafah, dan Zafira Luwi Anindya.

Di sisi lain, Rina juga menceritakan prestasi itu tak instan diperoleh. Ke-13 anak ini tercatat sebagai siswi kelas 11, namun mereka sudah memulai latihan sejak kelas 10. Selama kurang lebih setahun, mereka berlatih dengan pelatih, adik tingkat, hingga mandiri. Untuk mengasah kemampuan, Tim Ratoe Jaroh juga sudah sering tampil di sejumlah even di beberapa kota di Indonesia.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 4 Kota Semarang, Ahmad Hamam turut mengapresiasi prestasi yang diraih anak didiknya. Ia berharap hal itu bisa menjadi tradisi dan turun-temurun pada adik-adik tingkatnya nanti.

Sementara itu, Pelatih Tim Ratoh Jaroe SMAPA, Zulfikar, mengungkapkan rasa bangga atas capaian anak didiknya. Mereka sudah tampil disiplin, totalitas, dan sepenuh hati.
“Ini bukan hanya tentang menang, tetapi tentang bagaimana kami membawa identitas budaya Indonesia dengan penuh kebanggaan."

Baca juga: Medical Massage, Langkah Cerdik Menjaga Performa Tetap Optimal Tanpa Mengganggu Kenyamanan Tubuh

Menurutnya, antusiasme juga datang dari penonton, di mana ada momen istimewa ketika tim SMAPA membawakan gerakan yang diiringi lagu tradisional Thailand, Loy Krathong. Penampilan tersebut berhasil membangun kedekatan emosional dengan penonton, yang spontan ikut bernyanyi bersama.

Bahkan, peserta dari Sri Lanka kerap memberikan pujian dalam setiap kesempatan.

Your dance group was nice, and your costume it was beautiful,” ungkap Enuka Gunasena, penari asal Sri Lanka.

Sementara itu, Humas Tim Ratoh Jaroe SMAPA, Najla Ranaa Maritza Wibowo dan Bunga Berliana Shanika Karin menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim.

"Kami bersyukur bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia. Ini bukan hanya kemenangan tim, tetapi juga bentuk cinta kami terhadap budaya bangsa."

Adapun 13 siswa yang tergabung dalam tim ini adalah Almira Silmi Hidayatunnisa, Amara As Aluka Billah, Bunga Berliana Shanika Karin, Cahyati Maura Ardiningrum, Jadaeiradinda Haidar. Kemudian, Jessie Putri Aulya Fadhillah, Keisha Zevania Wihelmina, Meyla Dwi Vera, Miranda Aline Satoto, Mutiara Zatil Aqmara Wijanarko, Najla Ranaa Maritza Wibowo, Reva Cahya Arafah, dan Zafira Luwi Anindya.

Tim Ratoh Jaroe akan berada di Thailand selama sembilan hari. Mereka terbang ke Thailand sejak Sabtu 4 April 2026) lalu. (Aji)

Berita Terkini