SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - PS Universitas Semarang (PS USM) harus puas meraih posisi runner up pada Turnamen Piala PSSI Kota Semarang setelah kalah dramatis dari PS Unika melalui adu penalti dengan skor 8–9. Partai final tersebut digelar pada Minggu, 14 Desember 2025, di Lapangan Balasuga, Semarang.
Sejak awal laga, pertandingan antara PS USM dan PS Unika berlangsung ketat dengan tensi tinggi. Kedua tim menampilkan permainan keras dan saling menekan. Namun, jalannya pertandingan sempat tertunda akibat hujan deras yang mengguyur lapangan hingga tergenang air, sehingga memengaruhi kondisi permainan.
Baca juga: Dampak Kebijakan Ekonomi Gubernur Jateng, Wings Air Tambah Tiga Rute Baru
Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang 1–1. Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tetap tinggi, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah 1–1. Penentuan pemenang pun harus dilakukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, PS USM harus mengakui keunggulan PS Unika dengan skor akhir 8–9, sekaligus memastikan PS USM finis sebagai runner-up turnamen.
Kecewa
Pelatih PS USM, M Dhofir mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Menurutnya, sejumlah keputusan dan kondisi lapangan yang kurang ideal sangat berpengaruh terhadap performa tim.
''Kami tentu kecewa, terutama dengan kondisi lapangan yang tidak mendukung akibat hujan deras. Selain itu, ada beberapa keputusan yang menurut kami cukup merugikan. Namun, saya tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang sudah berjuang maksimal,'' ujarnya.
Baca juga: Pengurus Pengkot Wushu Dilantik, Ini Harapan Ketua Umum KONI Kota Semarang
Sementara itu, Pembina PS USM Sudarmono SE MM menyampaikan rasa syukur atas capaian PS USM yang berhasil menembus partai final dan meraih juara II. ''Kami tetap bersyukur atas hasil ini. Juara dua adalah prestasi yang patut dibanggakan.
''Anak-anak sudah berjuang luar biasa di tengah kondisi yang tidak mudah. Ini menjadi evaluasi dan motivasi untuk tampil lebih baik ke depan,'' tuturnya. (Aji)
