Helo Indonesia

Roemah Martha Tilaar di Gombong, Menyusuri Lorong Sejarah Pengusaha Kosmetik Indonesia

Helo Jateng - Ragam -> Traveling
Rabu, 5 April 2023 22:32
    Bagikan  
Roemah Martha Tilaar di Gombong, Menyusuri Lorong Sejarah Pengusaha Kosmetik Indonesia

Bangunan Roemah Martha Tilaar yang berasitektur neoklasik Eropa. Foto: visitjawatengah.jatengprov.go.id

GOMBONG, HELOINDONESIA.COM - Andai suatu ketika Anda melakukan journey ke Kabupaten Kebumen, Jateng, ada destinasi wisata yang layak direkomendasi. Ya, wisata itu adalah Roemah Martha Tilaar (RMT) di Jalan Sempor Lama Nomor 28, Gombong, Kebumen. 


Begitu mendengar nama RMT, orang langsung menghubungkan pada sosok Martha Tilaar. Sosoknya identik dengan brand kosmetik populer di Indonesia. Bahkan, produknya dibilang menjadi market leader bisnis kosmetik di Tanah Air.


Di RMT inilah, wisatawan yang singgah di sana seperti menyusuri lorong sejarah tentang spirit perjalanan pengusaha Martha Tilaar dalam merintis bisnis kebutuhan kaum hawa itu.


Seperti dinukil dari visitjawatengah.jatengprov.go.id, RMT  sebuah rumah bergaya arsitektur neoklasik Eropa yang kini telah direstorasi menjadi bangunan baru. Destinasi ini sudah bisa dikunjungi oleh wisatawan sejak 2014 lalu. 
Lokasi wisata sejarah ini cukup mudah dijangkau.  Letaknya tak jauh dari Pasar Wonokriyo dan Stasiun Gombong. Hanya butuh waktu sekira 10 menit menaiki sepeda motor.


Rumah  tersebut merupakan rumah keluarga Liem Siaw Lam yang tak lain adalah kakek dari Martha Tilaar. Bangunan ini diperkirakan berdiri sejak tahun 1920-an. Di sanalah, Martha Tilaar pernah tinggal hingga umur 10 tahun. 


Rumah tersebut juga menjadi saksi bagaimana semangat kewirausahaan dan kreativitas Martha Tilaar tumbuh serta berkembang, sehingga menjadi inspirasi bagi generasi sekarang.


Dulunya, bagian depan rumah Liem Siaw Lam adalah kandang sapi. Kemudian di bagian belakang adalah tempat produksi susu. Namun kini, wisatawan akan menjumpai penampakan yang berbeda berupa pelataran nan luas dan bisa menjadi tempat nongkrong pada malam hari. 


Di RMT, wisatawan akan melihat bangunan dengan keramik bermotif, kaca patri (motif), serta perabotan rumah tangga zaman dahulu. Hal ini sangat jelas terlihat saat mulai melangkahkan kaki di rumah tersebut.

Di bagian depan, wisatawan disuguhkan dengan tiga pintu masuk yang berkonsep klasik dan simetris, serta keramik bermotif. Tak lupa adanya ornamen lampu gantung jadul yang memikat mata. 


Begitu masuk, wisatawan akan melihat ruang tamu yang sangat nyaman dan sangat rapi. Ada pula koleksi barang-barang tempo dulu. Misalnya kursi tamu, meja, lemari, dan lainnya. Wisatawan juga akan menemukan empat kamar utama di rumah induk serta ruang kerja.


Sejumlah pernak-pernik pernak-pernik kecil, alat musik gramophone, tempat tidur, hingga lemari rias dapat ditemukan di dalam kamar tidur Roemah Martha Tilaar. Wisatawan pun dapat mengetahui silsilah keluarga Martha Tilaar karena di seluruh bangunan, ditempel banyak foto keluarga.


Menarik Perhatian


Dari sekian banyak peninggalan di Roemah Martha Tilaar, ada satu yang menarik perhatian. Yaitu kloset tempo dulu yang terbuat dari kayu. Terdapat pula botol berisi air di sisi sebelah kanan kloset yang dipakai untuk membilas.

Setelah melewati kamar tidur dan ruang kerja, wisatawan akan terhubung dengan pintu keluar menuju halaman belakang. Namun sebelum itu, ada display ruang makan atau tempat berkumpul untuk seluruh anggota keluarga. 
Selain bangunan utama yang terdiri dari beberapa kamar tidur dan ruang kerja, terdapat juga bangunan serba guna. Biasanya ruangan ini dipakai untuk ruang pamer atau workshop saat RMT  menggelar acara.


RMT juga berfungsi sebagai wahana pendidikan dan hiburan. Wisata ini juga ramah untuk anak-anak karena banyak hal yang bisa dipelajari di sana. Oleh karena itu, Roemah Martha Tilaar menyediakan paket sebagai sarana belajar untuk anak-anak. Mereka dibekali  ilmu yang tidak didapatkan di sekolah, mengembangkan kemandirian, serta meningkatkan kerjasama antar teman.


Setelah bernostalgia di RMT, wisawatan bisa menikmati suasana malam di Roemah Kopi yang berada di sisi kanan bangunan utama.  Roemah Kopi beroperasi dari jam 16.00 hingga 24.00, di sini menyediakan berbagai varian kopi yang berasal dari petani kopi setempat.

 Di Roemah Kopi ini pula terdapat tempat untuk menjual berbagai macam produk dari Martha Tilaar Grup dan hasil UKM warga setempat yang merupakan binaan dari RMT. (Aji)