Helo Indonesia

Pengurus IKWI PWI Lampung dan IKWI Jateng Dibuat Kagum saat Kunjungi Agrowisata SidoMuncul

Kamis, 27 November 2025 10:14
    Bagikan  
Pengurus IKWI PWI Lampung dan IKWI Jateng Dibuat Kagum saat Kunjungi Agrowisata SidoMuncul

Ketua IKWI PWI Lampung Yeni Puspasari dan calon Ketua IKWI Jateng Umy Rokha Fifa saat bersama rombongan mengunjungi agrowisata SidoMuncul. Peserta berfoto bersama

UNGARAN, HELOINDONESIA.COM - Rombongan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) PWI Provinsi Lampung dan IKWI PWI Jateng dibuat kagum dan terkesan saat berkunjung ke Agrowisata PT Industri Jamu dan Farmasi SidoMuncul Tbk di Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu 26 November 2025.

Di tengah kunjungan ke IKWI Jateng di Semarang, pengurus IKWI Lampung yang diketuai Yeni Puspasari Wirahadikusumah memang mengagendakan melakukan eduwisata ke SidoMuncul, perusahaan jamu terkemuka di Tanah Air yang memiliki luas 38 hektare dan mempekerjakan 3.500 lebih karyawan itu.

ikwi

Gayung pun bersambut. Organisasi ibu-ibu keluarga wartawan dua provinsi itu sepakat melakukan one day trip bersaama ke SidoMuncul. Rombongan IKWI Jateng dipimpin Ummi Munawaroh didampingi calon Ketua IKWI Umy Rokha Fifa.

Selama hampir dua jam di sana, dipandu manajer produksi dan humas, para ibu diajak berkeliling mulai melihat gudang penyimpanan bahan baku seperti adas dan pala, hingga proses pengemasan primer, sekunder dan tersier.

Hal yang menarik perhatian dan membuat kagum ibu-ibu IKWI yaitu meskipun SidoMuncul merupakan perusahaan besar, namun di beberpa bagian masih memanfaatkan teknologi konvensional. Pada pengemasan sekunder dan tersier pun tetap mempertahankan tangan-tangan terampil pekerja, bukan mesin.

Baca juga: Tak Ada Lagi Guru Honorer di Kota Semarang Mulai 2026

Pada sesi terakhir, mereka diajak ke agrowisata yang memiliki telaga dengan koleksi sekitar 400 tanaman, serta ratusan satwa itu. Selain menyaksikan tayangan video company profile, ada sesi tanya jawab, dan peserta juga berkesempatan berbelanja produk-produk SidoMuncul. Meskipun cuaca dalam kondisi gerimis, tak mengurangi semangat mereka,

Merasa Puas

Berbagai pertanyaan kritis dari ibu-ibu mencuat dalam sesi itu, diantaranya mengapa masih menggunakan alat konvesional padahal sudah era Industri 4.0, apa saja produk unggulan, dan sikap korporasi menghadapi isu penggunaan bahan pengawet.

''Kami sungguh merasa puas berkunjung ke sini, dan menjawab semua rasa penasaran kami atas perusahaan yang memiliki sejarah panjang ini. Kami bertambah ilmu dan wawasan. Senang oleh keramahtamahannya. Terima kasih atas support dan fasilitasnya,'' kata Ketua IKWI Lampung Yeni Puspasari.

Baca juga: 17 Siswa SMPN 1 Kendal Diduga Keracunan MBG, Bupati: Kondisinya Sudah Membaik

Anggota IKWI Lampung lainnya, Vita, juga merasa salut dengan kiprah perusahaan tersebut yang tetap memberdayakan warga sekitar untuk bekerja. Selain, itu masih ada mesin manual di sini.

Sedangkan Umy Rokha Fifa dari IKWI Jateng juga menyampaikan apresiasi karena memperoleh gambaran produksi perusahaan ini benar-benar steril, menggunakan uji laboratorium untuk bahan baku, selalu berinovasi, dan memberikan dampak ekonomi terhadap warga sekeliling pabrik.

Di bagian lain, dua humas SidoMuncul, Maria dan Mely yang memandu acara juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada korporasinya. Dia mengatakan, perusahaan ini mampu bertahan karena terus berinovasi dengan varisi produknya, dan tetap mengikuti era Industri 4.0 dengan mesin-mesin canggih, yang diantaranya didatangkan dari Jerman, dan India.

''Saat ini ada 300 jenis produk kami yang sudah menembus 35 negara. Adi tiga negara yang menjadi pangsa terbesar yaitu Malaysia, Filipina, dan Nigeria,'' kata Maria. (Aji)