Helo Indonesia

Dari Dieng hingga Guci, Jateng Siapkan Karpet Merah untuk 6 Juta Wisatawan Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 22:02
    Bagikan  
Dari Dieng hingga Guci, Jateng Siapkan Karpet Merah untuk 6 Juta Wisatawan Lebaran

Wisata Guci Forest di Kabupaten Tegal siap menyambut kedatangan wisatawan di musim libur Lebaran 2026

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Provinsi Jawa Tengah bersiap menghadapi "tsunami" wisatawan pada musim libur Lebaran tahun 2026 ini. Pemerintah provinsi memprediksi lonjakan drastis dengan estimasi 6 juta orang bakal memadati berbagai objek wisata dan pusat hiburan di wilayah ini.

Lonjakan fantastis ini merupakan imbas langsung dari masifnya arus mudik tahun ini. Tercatat, sekitar 17,3 juta pemudik diperkirakan pulang kampung ke Jawa Tengah. Momentum melepas rindu di kampung halaman tersebut dipastikan bakal berlanjut dengan tradisi pesiar keluarga ke berbagai destinasi unggulan.

Baca juga: 74 Hari Berlayar, LAZ MAJT Tebar Keberkahan bagi 99 Mustahik di Semarang

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudpar) Jateng, Hanung Triyono menjelaskan, jumlah tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi sektor pariwisata daerah.

“Sekitar 6 juta orang akan berwisata. Ini angka yang besar, sehingga kenyamanan dan keamanan harus benar-benar dipastikan,” ujar Hanung dalam keterangannya Rabu 18 Maret 2026.

Pemprov Jateng telah menyiapkan karpet merah untuk menyambut kedatangan wisatawan dari berbagai penjuru. Berbagai persiapan pun dilakukan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, pengelola destinasi, hingga instansi terkait. Fokus utama diarahkan pada kesiapan fasilitas, sistem pengamanan, serta pelayanan bagi wisatawan.

Sejumlah destinasi diprediksi menjadi magnet utama selama libur Lebaran. Di kawasan Solo Raya, wisatawan diperkirakan memadati Tawangmangu di Karanganyar, Masjid Sheikh Zayed di Surakarta, serta Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.

Selain itu, kawasan Dieng di Wonosobo juga diperkirakan ramai, terutama dengan adanya atraksi balon udara yang menjadi daya tarik khas saat Lebaran. Destinasi religi di Demak dan Kudus pun diprediksi dipadati peziarah.

Perhatian Khusus

Sementara itu, kawasan wisata pantai di selatan Jawa Tengah seperti Kebumen, Purworejo, dan Wonogiri mendapat perhatian khusus. Kondisi cuaca yang berpotensi hujan dan angin kencang menjadi faktor yang diantisipasi demi keselamatan pengunjung.

“Kami sudah berkoordinasi dengan posko Lebaran dan instansi terkait, terutama untuk pengamanan di kawasan pantai,” jelas Hanung.

Baca juga: Sidak Pasar Bunder, Ahmad Luthfi Jamin Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran

Tak hanya destinasi unggulan, desa wisata juga diprediksi menjadi pilihan favorit wisata keluarga. Pengelola diminta memastikan kebersihan, keamanan, dan kesiapan fasilitas pendukung.

Hanung juga mengimbau wisatawan untuk ikut menjaga ketertiban dan kebersihan selama berkunjung.

“Objek wisata ini milik bersama. Mari dijaga agar semua wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik,” katanya.

Di sisi lain, pengelola destinasi wisata Guci Forest di Kabupaten Tegal menyatakan kesiapan menghadapi lonjakan pengunjung. Manager Marketing Guci Forest, Umi Baini, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan fasilitas.

Beragam wahana disiapkan, mulai dari hotel, vila, glamping, area camping, pemandian air panas, hingga wisata jeep offroad. Perbaikan juga dilakukan pada area parkir, kolam pemandian, serta pemasangan papan peringatan di area rawan.

“Kami juga menyiapkan informasi darurat dan nomor yang bisa dihubungi untuk memastikan keselamatan pengunjung,” ujar Umi. Selama libur Lebaran, Guci Forest diperkirakan dikunjungi sekitar 4.000 wisatawan per hari selama hampir sepekan.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemprov Jawa Tengah optimistis lonjakan wisatawan saat Lebaran 2026 dapat dikelola dengan baik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dari sektor pariwisata. (Aji)