HELOINDONESIA.COM -
Kabar meninggalnya seorang siswa Paskibra SMK 4 Semarang berinisial GRO (16) menghebohkan media sosial, karena informasi yang beredar masih belum pasti.
Ada beberapa kronologi yang berbeda, beberapa saksi menyebutkan korban ketika itu bersama satu orang temannya berinisial S, melintas di Sabtu (23/11/2024) malam jelang Minggu (24/11/2024) dini hari. Kendaraannya bersenggolan diduga dengan polisi, korban ditembak mengenai pinggul.
Sementara teman korban luka tembak di tangan, selamat.
Baca juga: Link Video Viral Vior Dance Durasi 15 Menit Banyak Diburu Netizen, Begini Tanggapan Manajer ONIC
Kemudian Informasi dari pihak SMK N 4 Semarang ada tiga siswa yang alami kejadian diduga penembakan oleh oknum polisi, di antaranya korban meninggal dunia GRO (16) kelas 11, jurusan teknik mesin , S (16) kelas 11 jurusan teknik tenaga listrik dan A (17) kelas.
Korban inisial S dan A mengalami luka serius. Tetapi GRO disebut ditembak oknum polisi di bagian dada kiri. Korban meninggal dunia.
Berbeda lagi dengan kronologi versi polisi. Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, menjelaskan peristiwa terjadi hari Minggu (24/11/2024) dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Anggota Sat Res Narkoba Semarang bernama Aipda Robig Zaenudin (86081386) mengendarai motor dan melintas di depan Perumahan Paramount.
Baca juga: Viral Kabar Sekolah Akan Libur Satu Bulan Saat Bulan Puasa Ramadan 2025, Benarkah ?
"Informasinya kan jam 01.00 malam. Habis kerja, melakukan penyelidikan di kantor. Lakukan perjalanan pulang melintas di kantor perumahan Paramount itu," kata Irwan, Senin (25/11/2024) malam.
Dia menjelaskan di lokasi ada dua geng yang sedang tawuran. Anggota tersebut kemudian hendak melerai namun menurutnya justru diserang. Setelah sempat melepas tembakan peringatan, kemudian ada tembakan yang mengenai pinggul korban.
"Ketika dua geng ini melakukan tawuran, muncul anggota polisi. Kemudian dilakukan upaya melerai, namun ternyata anggota polisi dilakukan penyerangan hingga dilakukan tindakan tegas," ujarnya.
Setelah ada tembakan itu anggota yang berada di lokasi membawa korban ke RSUP dr. Kariadi Semarang bersama beberapa orang anggota geng Seroja, sementara korban merupakan pihak dari geng Tanggul Pojok.
Baca juga: Viral ! Ayus dan Nissa Sabyan Diam-diam Telah Resmi Menikah Juli 2024 Lalu
"Yang tertembak korban kena pinggulnya. Satu catatan ketika dibawa rumah sakit yang menolong dari kelompok lawan dari kelompok Seroja plus anggota kita itu. Jam 10.00 pagi kan belum diketahui identitasnya.
Dari kelompok Seroja juga tidak mengenali," ucapnya. Setelah identitas diketahui, pihak keluarga membawa jenazah dan membawa ke Sragen untuk dimakamkan.
Pihak SMKN 4 Semarang yang mendengar informasi itu sore harinya langsung datang ke rumah duka di Semarang, namun ternyata jenazah dan keluarga dibawa ke Sragen.
