KPJ Sabah Specialist Hospital dan Tren Pasien Internasional

Rabu, 22 April 2026 12:42
KPJ Sabah Specialist Hospital Dok. KPJ

HELOINDONESIA.COM - KPJ Sabah Specialist Hospital, rumah sakit swasta yang beroperasi sejak 2014 di bawah jaringan KPJ Healthcare Berhad, semakin dikenal sebagai salah satu pusat layanan kesehatan di Malaysia.

Berlokasi di Kota Kinabalu, rumah sakit ini menarik pasien dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Brunei, Filipina, China, dan Singapura, berkat akses transportasi yang mudah serta fasilitas pendukung bagi pasien internasional.

Rumah sakit ini memiliki lebih dari 90 dokter spesialis di berbagai bidang, mulai dari kardiologi, onkologi, bedah saraf, ortopedi, urologi, kesehatan anak, hingga bedah plastik dan estetika.

Baca juga: Bangkitkan Jiwa Craftpreneur, Mahasiswa USM Didorong Berani Bisnis dari Hal Kecil

Sejumlah teknologi medis modern telah diterapkan, seperti Cath Lab untuk jantung, radioterapi untuk kanker, endoscopic spine surgery, robotic knee replacement, serta pusat pemeriksaan kesehatan komprehensif.

CEO KPJ Sabah Specialist Hospital, Nor Aidil Ikram Muhamad, menekankan komitmen rumah sakit terhadap perawatan yang berpusat pada pasien dengan dukungan teknologi canggih dan tim spesialis.

Ia menyebut layanan utama meliputi kardiologi, pusat kanker, dan layanan estetika, serta menyoroti pengakuan rumah sakit sebagai salah satu destinasi wisata medis oleh Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC).

Sementara itu, CEO KPJ Malaysia Timur, Dr. Kenny Yeap Kim Pey, menilai Sabah memiliki potensi besar sebagai pusat wisata kesehatan, menggabungkan layanan medis dengan daya tarik alam dan budaya.

Baca juga: Kartini di Era AI: Prof Kesi Ajak Perempuan Tak Hanya Berbudaya, Tapi Juga Kuasai Teknologi

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor kesehatan dan pariwisata untuk meningkatkan pengalaman pasien sekaligus memperkuat posisi Sabah di tingkat regional.

Dukungan serupa datang dari Dewan Pariwisata Sabah. CEO Julinus Jeffery Jimit menyatakan pihaknya semakin fokus pada pengembangan wisata kesehatan sebagai bagian dari diversifikasi produk pariwisata. Menurutnya, permintaan layanan medis seperti kardiologi, ortopedi, oftalmologi, dan perawatan kesuburan terus meningkat, dan lingkungan Sabah yang tenang mendukung proses pemulihan pasien.

Kolaborasi antara rumah sakit, sektor pariwisata, dan mitra bisnis di kawasan ini menunjukkan bagaimana layanan kesehatan dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan destinasi, menjadikan Sabah bukan hanya tujuan wisata rekreasi, tetapi juga kesehatan. ***

Berita Terkini