Helo Indonesia

Apple Nyerah, Siap Tambah Investasi hingga Rp1,6 triliun, Agar iPhone 16 Bisa Dijual di Indonesia

Satwiko Rumekso - Ekonomi -> Bisnis
Selasa, 19 November 2024 20:17
    Bagikan  
Apple
Instagram : ihelp.az /APPLE

Apple - Iphone 16 pro dan iphone 16 pro max dirilis, Selasa (10/9/2024) dini hari

HELOINDONESIA.COM - Apple membuat langkah besar untuk bisa memasarkan iPhone 16 di Indonesia, kali ini dengan menaikkan tawaran investasi hingga USD100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun.

Langkah itu dilakukan menyusul proposal awal senilai Rp157 miliar tidak mendapatkan respons dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Berdasarkan laporan Bloomberg, raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat itu bersedia menaikkan tawaran investasi hingga hampir 10 kali lipat yang akan digelontorkan selama dua tahun ke depan.

Investasi ini difokuskan pada penelitian dan pengembangan (research and development atau R&D), berbeda dengan rencana awal yang lebih berorientasi pada manufaktur.

Awalnya Apple berencana membangun fasilitas produksi di Bandung untuk aksesoris dan komponen gadget, tetapi kini perusahaan tampaknya mengalihkan fokus ke pengembangan teknologi yang lebih strategis.

Baca juga: China Masters 2024: Tunggal Putra Chico dan Jojo ke 16 Besar

Penjualan iPhone 16 di Indonesia terhambat karena Apple belum memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang menjadi regulasi wajib untuk perangkat HKT (Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet).

Sertifikat TKDN Apple juga dilaporkan sudah kedaluwarsa, sehingga perusahaan harus memperbarui sertifikasinya sekaligus merealisasikan komitmen investasi yang sudah diajukan sebelumnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, "Kami berharap Apple tidak hanya membangun akademi pengembang aplikasi, tetapi juga berinvestasi lebih besar di sektor R&D untuk mendukung teknologi dalam negeri."

Program Apple Developer Academy, yang sudah hadir di beberapa lokasi termasuk Bali, sebelumnya menjadi pilihan Apple untuk memenuhi skema inovasi dalam TKDN.

Namun, Kemenperin menilai pendekatan ini belum cukup optimal dibandingkan dengan opsi manufaktur.

Baca juga: Dalam 10 Tahun Angka Harapan Hidup Naik, Orang Indonesia Makin Penjang Umur, Kecuali Masih Muda Tampak Tua

Hingga kini, Kemenperin belum memberikan keputusan akhir terkait proposal baru Apple.

Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Apple terus berjalan.

"Pada prinsipnya, pintu tetap terbuka untuk diskusi, tetapi kami ingin mereka mempercepat realisasi komitmen investasinya," jelasnya, dikutip dari Liputan6.

Langkah Apple untuk menaikkan investasi ini menunjukkan keseriusannya di pasar Indonesia, yang merupakan salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Dengan nilai investasi baru ini, Apple berharap bisa mendapatkan izin untuk memasarkan seri iPhone 16, termasuk seri iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, dan iPhone 16 Pro Max, di Indonesia.***