Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa Iptu Gunawan mulai menaruh curiga saat melihat motor pelaku terparkir di dekat ATM yang sering menjadi lokasi pencurian.
"Setelah dicek, memang pelat nomor motor pelaku tidak sesuai peruntukannya. Selain itu, Iptu Gunawan mendapat informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut sering terjadi pencurian dengan modus ganjal ATM," ujar Kombes Ade Ary.
Saat memeriksa ke dalam ATM, Iptu Gunawan melihat pelaku tengah beraksi dan mengelabui seorang wanita. Melihat kehadiran polisi, para pelaku panik dan mencoba melarikan diri. Dalam upaya kabur, salah satu pelaku menyerang Iptu Gunawan dengan senjata tajam hingga melukai tangannya.
Satu Pelaku Ditangkap, Dua Melarikan Diri
Dengan bantuan masyarakat sekitar, Iptu Gunawan berhasil menangkap satu pelaku, sementara dua lainnya berhasil kabur. Pelaku yang ditangkap telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Polsek Pondok Aren.
Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengungkap modus operandi mereka dengan cara mengganjal slot ATM sehingga calon korban kesulitan menarik uang tunai. Para pelaku kemudian menawarkan bantuan palsu untuk mendapatkan PIN korban, lalu menguras isi rekening korban.
"Sindikat ganjal ATM ini biasanya beraksi lebih dari satu orang. Mereka menawarkan bantuan setelah ATM diganjal, dan korban kesulitan mengambil uang. Setelah mendapatkan PIN, ATM korban ditukar, lalu diambil dan dikuras oleh pelaku," jelas Kombes Ade Ary.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan semacam ini.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati. Jika mengalami gangguan di ATM, segera hubungi call center resmi yang sudah tersimpan di kontak, dan jangan mudah menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal," pungkasnya.
Aksi heroik Iptu Gunawan ini mendapat apresiasi sebagai bukti kesigapan kepolisian dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.