LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Di saat masyarakat antre panjang bahan bakar minyak (BBM) subsidi di hampir semua SPBU di Provinsi Lampung, masih ada yang bak drakula menyedotnya biar kaya. Tim Gabungan Satintelkam dan Satreskrim Polres Pesawaran menangkap basah salah satu dari mungkin ratusan hingga ribuan "drakula SPBU" yang menghisap BBM subsidi.
Kamis (8/10/2026), pukul 02.45 WIB, para drakula BBM subsidi tertangkap basah berikut barang buktinya, BBM subsidi dan dua kendaraan angkutannya di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Ada 12 jerigen solar dan 15 jerigen kosong total 420 liter.
Baca juga: Aneh, Krisis BBM di Lampung, Pasokan Tambah Antrean Makin Gila
Namun, temuan terbesar justru berada pada sebuah Isuzu Traga. Kendaraan tersebut telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas sekitar 2 ton. Di dalamnya, polisi menemukan sekitar 105 liter solar yang telah dipindahkan dari wadah lain.
Dari dua temuan itu, total solar bersubsidi yang diamankan mencapai sekitar 525 liter. Daihatsu Luxio dan Isuzu Traga kemudian dibawa untuk kepentingan penyelidikan. Dua orang yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut juga diamankan.
Sejumlah barang lain yang dinilai memiliki hubungan dengan dugaan penimbunan turut disita.
Baca juga: Pemprov Lampung dan DPRD Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Subsidi
Mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granitho Pandita, Kasatreskrim Polres Pesawaran AKP Rudi Hartono, didampingi Kasat Intelkam Iptu Yusriansyah Soagahon Siregar, mengatakan pengungkapan tersebut belum berhenti pada temuan BBM dan kendaraan.
Polisi kini mendalami dari mana solar tersebut diperoleh, ke mana rencananya didistribusikan, bagaimana sumber modalnya, serta apakah terdapat pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas tersebut.
“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait adanya dugaan aktivitas penimbunan BBM jenis solar yang diduga ilegal di Desa Bogorejo, Gedongtataan,” kata Rudi.Kamis.(8/10/2026).
Laporan masyarakat, dalam perkara ini, menjadi pintu masuk bagi aparat untuk melihat lebih jauh aktivitas yang diduga berlangsung di lokasi tersebut. Polisi memastikan penelusuran akan dilakukan terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Rudi juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam apabila menemukan aktivitas yang dianggap mencurigakan. Informasi dari warga, menurutnya, dapat membantu kepolisian mengungkap praktik penyelewengan BBM bersubsidi.
“Kami harap masyarakat segera melaporkan apabila ada aktivitas mencurigakan terkait penyelewengan BBM ilegal, tentu akan kami tindak tegas,” pungkasnya.
Kini, 525 liter solar, dua kendaraan, serta dua orang yang diamankan menjadi bagian dari proses penyelidikan. Dari sana, polisi berupaya mengurai lebih jauh ke mana jejak solar itu bermuara. (Rls/Hajim).