✕

Beredar Rekaman CCTV Saat Oknum TNI Penculik dan Pembunuh Pemuda Aceh Beraksi di Bekasi

Selasa, 29 Agustus 2023 21:04
Rekaman CCTV penggerebekan toko obat di Bekasi yang diduga dilakuakn Praka RM. Instagram/ @cetul_22

HELOINDONESIA.COM - Sebuah video rekaman aksi kejahatan yang diduga dilakukan Aanggota Paspamres yang melakukan pembunuhan terhadap seorang pemuda aal Aceh bernama Imam Masykur (25), viral di media sosial.

Dalam sebuah unggahan di media sosial instagram tampak 4 pria yang menggunakan kaus bertuliskan polisi menggerebek sebuah toko. Dalam cation unggahan tersebut dituliskan kalau kejadian itu terjadi di Bekasi.

Peristiwa itu terjadi 2 bulan yang lalu. Disebutkan juga,bahwa Praka RM, pelaku pembunuhan Imam adalah pria yang menggunakan topi hitam.

Baca juga: Viral, Oknum Anggota Paspampres Aniaya Pemuda Aceh Hingga Tewas, Danpaspampres: Pelaku Sudah Ditahan

"Mulai beredar rekaman cctv nya kejahatan yg di lakukan oleh Damanik oknum TNI", tulis pemilik akun @cetul_22 dalam unggahannya.

Patut diketahui, Polisi Militer Kodam Jaya telah mengamankan 3 oknum TNI yang diduga menculik dan menganiaya Imam hingga tewas.

Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan, mereka diamankan di satuannya masing-masing pada Rabu (23/8/2023).

Tiga oknum itu berinisial Prala RM, Praka HS, dan Praka J. Praka RM merupakan petugas Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan.

Sementara Praka HS adalah anggota Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat dan Praka J merupakan anggota TNI di Kodam Iskandar Muda.

Baca juga: Terungkap, Motif Anggota Paspampres Culik Pemuda Aceh Untuk Minta Uang Tebusan

Identitas tiga terduga pelaku diketahui setelah penyidik melacak telepon seluler milik korban yang dijual Praka RM.

Menurut Irsyad, tiga terduga pelaku menangkap Imam Masykur (25) dengan modus berpura-pura menjadi aparat kepolisian.

"Pelaku berpura-pura sebagai aparat kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap korban karena korban diduga pedagang obat-obat ilegal (seperti) Tramadol dan lain-lain," kata Irsyad.

Imam sebelumnya juga pernah ditangkap karena menjual obat terlarang.
"Setelah ditangkap, dibawa dan diperas sejumlah uang," sambung Irsyad.

Baca juga: Kasus Tewasnya Pemuda oleh Oknum Paspampres, Polisi Diminta Dalami Soal Asmara Hingga Obat-obatan

Ketiga tersangka diketahui membuang jasad korban Imam ke sebuah jembatan di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kasus itu terungkap setelah jasad korban diautopsi di rumah sakit, dan petunjuk mengarah ke pelaku yang merupakan personel TNI AD aktif.

"Dia (korban) dibuang di waduk di jembatan waduk Purwakarta. Kemudian hanyut, tanggal 15 Agustus ketemu di sungai di daerah Karawang. Nah pria tidak dikenal ini diamankan kepolisian, dibawa ke RSUD," jelas Irsyad.

Selain ketiga prajurit TNI tersebut, Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya juga menahan seorang pria bernama Zulhadi Satria Saputra (ZSS).

Baca juga: Aktivis Desak Oknum Paspampres Disanksi Keras, Diduga Culik dan Aniaya Warga Aceh Hingga Tewas

Pria ini adalah kakak ipar dari tersangka Praka RM. Zulhadi diduga terlibat dalam kasus penculikan, pemerasan dan penganiayaan yang berujung kematian Imam.

"Telah menangkap dan menahan tersangka sipil atas nama Zulhadi Satria Saputra (kakak ipar tersangka Praka Riswandi). Yang bersangkutan berperan sebagai driver kendaraan pada saat perbuatan pidana terjadi," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Hengki Haryadi, saat dikonfirmasi, Selasa (29/8).

Selain Zulhadi, kata Hengki, pihaknya juga menangkap dan menahan dua warga sipil lainnya berinisial AM dan Heri. Kedua warga sipil tersebut diduga berperan sebagai penadah barang-barang hasil dari kejahatan kelompok tersebut.

Berita Terkini