HELOINDONESIA.COM - Haid yang rutin dialami kaum wanita merupakan proses alami yang terjadi pada setiap bulan.
Namun setiap kondisi itu datang bulan, beberapa wanita kerap menghadapi masalah nyeri di perut atau beberapa bagian lainnya.
Nyeri haid atau dismenore merupakan masalah bulanan yang kerap mengganggu produktivitas banyak perempuan.
Gejala berupa kram hebat di perut bagian bawah, sakit kepala, hingga perubahan suasana hati (mood swing) sering kali memaksa seseorang untuk bergantung pada obat pereda nyeri kimiawi.
Baca juga: Polisi Menggeledah Kantor BPN Kabupaten Bogor, Guna Membongkar Mafia Tanah dalam Program PTSL 2019
Namun, bagi Anda yang mencari alternatif alami yang aman dan minim efek samping, terapi akupunktur dapat menjadi solusi medis yang sangat efektif
Dikutip dari akun Instagram Etnaprana Wellness Clinic (EWC), Nyeri haid yang melumpuhkan aktivitas bukanlah sekadar "bagian dari menjadi wanita".
"Tapi itu adalah sinyal tubuh yang meminta pertolongan."
Nyeri haid atau disebut Dismenore yang parah bukanlah kondisi yang harus Anda tahan begitu saja.
Baca juga: Haornas 2026, Wagub Jateng Dorong Olahraga Menuju Sport Industry dan Sport Tourism
Akupunktur bekerja pada jalur saraf utama untuk melepaskan endorfin alami (pereda nyeri bawaan tubuh) sekaligus meningkatkan mikrosirkulasi ke organ panggul.
Dengan metode terapi itu membuat otot rahim menjadi lebih rileks dan peradangan mereda dari dalam.
"Jangan lagi menderita dalam diam. Siklus Anda berhak mendapatkan keseimbangan."