HELOINDONESIA.COM - Mobilitas harian bagi para pekerja urban atau masyarakat moderen tidak selalu mulus seperti yang diharapkan.
Ada saja kendala yang bisa menghambat aktivitas sehari-hari. Misalnya tiba-tiba muncul gangguan kesehatan.
Biasanya dialami oleh mereka yang memiliki jam terbang tinggi dalam menjalankan pekerjaan.
Kelompok ini kerap kali menghadapi situasi yang disebut dalam dunia medis sebagai muskuloskeletal.
Baca juga: PUSKAP Kritisi Banyak Hibah Muncul Proyek Tunda Bayar Pemkot Bandarlampung
Gangguan tersebut bisa berupa pegal linu, cidera olahraga, hingga penyakit kronis seperti osteoarthritis.
Dan masalah ini sering kali datang pada setiap orang tanpa mengenal usia, kondisi fisik.
Jangan khawatir, saat ini terdapat teknologi TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation).
Ini menjadi salah satu solusi non-farmakologi (tanpa obat) yang paling populer dan efektif untuk mengatasi nyeri sendi dan otot kaku.
Baca juga: Sehari Usai Sertijab Kapolda, Warga Serbu Polres Lamteng Kasus Berlarut Lahan PTPN
Melalui stimulasi listrik bertegangan rendah, TENS mampu memutus sinyal nyeri sebelum mencapai otak sekaligus mengembalikan kenyamanan tubuh secara instan.
Dari kekakuan sendi kronis hingga rehabilitasi pasca-cedera, terapi TENS (transcutaneous electrical nerve stimulation) adalah terobosan besar dalam fisioterapi modern.
Berikut cara kerja TENS:
Pertama, mengalirkan impuls listrik ringan yang terkendali ke jalur saraf yang terdampak.
Terapi TENS dapat meredakan nyeri yang terarget untuk berbagai kasus fisioterapi.
Kedua mengatasi nyeri di bagian punggung bawah & leher kronis. TENS mampu memblokir sinyal nyeri yang tersisa ke otak, memberikan peredaan gejala secara instan.
Baca juga: Gubernur Lampung Dorong Transformasi Ekonomi, Pembangunan Dimulai dari Desa
Ketiga, merehabilitasi pasca-cidera & pasca operasi.
TENS dapat meredakan pembengkakan di area tertentu dan mencegah atrofi (penyusutan) otot selama fase awal pemulihan.
Keempat, membebaskan dari masalah otot dan sendi kaku serta osteoartritis.
TENS meredakan kekakuan yang parah dan melemaskan kejang otot di sekitarnya untuk meningkatkan jangkauan gerak sendi.
Kelima, terapi ini juga dapat mengobati cidera setelah berolahraga & mengalami ketegangan otot.
Baca juga: Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung yang Lestari dan Berkelanjutan
TENS bekerja meningkatkan sirkulasi darah untuk mempercepat perbaikan jaringan secara alami dan melepaskan hormon endorfin.