MAGELANG, HELOINDONESIA.COM - Mengusung band-band ternama yang lagi naik daun, konser musik Moro Borobudur 2024 yang dihelat di Lapangan Malangan, Desa Ngargondo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu malam 19 Oktober 2024 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Magelang dan sekitarnya.

Ratusan penonton dari kaum milenial terbius oleh tembang-tembang yang dilantunkan grup musik yang dihadirkan di pada konser tersebut. Sesekali mereka berjingkrak, histeris, menyambut sang idola yang menyapa dan menyanyi.
Baca juga: Rumah WR Soepratman dan Pesona Curug Silangit di Somongari yang Curi Perhatian Dunia
Pentas Moro Borobudur dibuka dengan perform Tari Soreng, dilanjutkan aksi Pertelon Koplo dan band punk rock Superglad. Penampil selanjutnya The Rain yang memainkan beberapa lagu yang lagi hits.
Persembahan Aftershine, grup band bergenre pop Jawa dan koplo asal Kabupaten Sleman ini menjadi gong konser musik yang mengusung tajuk ''Road to Moro Borobudur 2025''.
Erkana (17), salah satu penonton dari Dusun Jowahan, Desa Wanurejo mengaku puas dengan penyelenggaraan Moro Borobudur 2024 ini. Pria yang hobi traveling ini mengaku terhanyut saat vokalis The Rain membawakan lagu favoritnya, ''Terlatih Patah Hati'' dan ''Gagal Bersembunyi''.
''Sungguh menyenangkan bisa menjadi saksi konser ini. Semoga tahun depan konser musik ini lebih dahsyat dengan guest star yang lebih keren lagi. Bravo untuk Moro Borobudur,'' ujar pelajar salah satu SMA ternama di Kota Mungkid ini.
Baca juga: Seru, Bupati Dico dan Gus-Gus Muda Main Sepak Bola Bersarung di Hari Santri
Hal senada disampaikan Amalia (16) dari Dusun Malangan yang merasa happy banget bisa menyaksikan langsung pentas band kesayangannya, Aftershine. Tak henti dara manis itu ikut berdendang saat sang vokalis Hasan Aftershine menyanyikan ''Aku Ikhlas'' dan ''Kalah''.
Bagi sebagian kalangan milenial dan gen-z, tentu tak asing dengan grup musik Aftershine. Salah satu atu grup musik asal dari Sleman ini makin viral belakangan ini.

Aftershine juga dikenal grup musik yang mengusung genre dangdut koplo hingga pop Jawa. Band yang punya nama lain yaitu Tengah Malam ini juga kerap melantunkan lagu-lagu Denny Cak Nan dan almarhum Didi Kempot yang beraliran pop Jawa.
''Semoga ke depan, Moro Borobudur lebih hebat, lebih seru dan mendatangkan musisi yang karya-karyanya mengena di hati masyarakat,'' kata Amalia.
Pada Moro Borobudur 2024, selain digelar konser musik, juga diisi pameran produk UMKM yang digelar malam hari. Sore hari sebelumnya ada kirab dokar wisata dan seni budaya. (Aji)
