Helo Indonesia

Nama-nama Calon Ketua Mahkamah Agung Mulai Muncul Kepermukaan, FORSIMEMA-RI: Siapakah yang Layak Memimpin?

M Ridwan - Nasional
Senin, 7 Oktober 2024 05:38
    Bagikan  
Mahkamah Agung-
Ist

Mahkamah Agung- - Menjelang pemilihan Ketua MA yang semakin dekat, suasana di kalangan hakim dan keluarga besar Dharmayukti kian intens.

HELOINDONESIA.COM - Dengan segera berakhirnya masa jabatan Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, perhatian publik kini tertuju pada sosok yang akan menggantikannya. Isu suksesi semakin menarik perhatian karena bersamaan dengan tuntutan kesejahteraan hakim dan mogok kerja yang terjadi di kalangan peradilan.

Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI) telah aktif memperjuangkan hak-hak para hakim, termasuk tuntutan mengenai cuti bersama dan kondisi kerja yang lebih baik. Upaya ini dinilai sangat penting untuk menjaga kualitas peradilan di Indonesia. Di tengah situasi tersebut, publik juga memantau siapa yang akan terpilih sebagai Ketua MA periode 2024-2029, dengan pemilihan dijadwalkan berlangsung bulan ini.

Nama-Nama Calon Muncul ke Permukaan

Dari 47 hakim agung yang ada, beberapa nama mulai disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk memimpin MA. Syamsul Bahri, Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung (Forsimema-RI), menyatakan ada empat nama yang menonjol sebagai calon potensial. Mereka adalah hakim-hakim yang memiliki pengalaman luas dan rekam jejak yang mumpuni.


Berikut adalah profil singkat dari keempat calon tersebut:

1. Prof. Dr. H. Haswandi, S.H., S.E., M.Hum., M.M. (Payakumbuh, Sumatra Barat, 2 April 1961) adalah seorang hakim karier yang saat ini menjabat sebagai Hakim Agung di Kamar Perdata MA. Haswandi memiliki tugas mengadili perkara pidana dan perdata di tingkat pertama, dan dikenal karena pengalaman panjangnya di peradilan umum.

2. Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. (Sumenep, 11 April 1959) dilantik sebagai Hakim Agung pada 2015. Ia kini menjabat sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial sejak 2018 setelah sebelumnya memimpin Kamar Pengawasan MA. Sunarto dikenal sebagai sosok yang tegas dan berpengalaman dalam bidang pengawasan peradilan.

3. Prof. (H.C.) Dr. H. Yulius, S.H., M.H. (Bukittinggi, 17 Juli 1958) telah meniti karier panjang sebagai hakim sejak 1984. Kini, Yulius menjabat sebagai Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA. Pengalaman luasnya di berbagai pengadilan negeri hingga ke tingkat MA membuatnya dianggap sebagai salah satu kandidat kuat.

4. Dr. H. Prim Haryadi, S.H., M.H. (Bengkalis, Riau, 25 Maret 1963) adalah seorang hakim karier yang kini menjabat sebagai Ketua Kamar Pidana MA sejak 2021. Prim dikenal sebagai sosok yang tegas dan berintegritas, serta aktif dalam memperjuangkan reformasi di peradilan pidana.


Aroma Pemilihan Kian Terasa

Menjelang pemilihan Ketua MA yang semakin dekat, suasana di kalangan hakim dan keluarga besar Dharmayukti kian intens. Diskusi mengenai kandidat calon ketua tidak hanya terjadi di kalangan internal peradilan, tetapi juga meluas ke masyarakat.

Publik berharap Ketua MA yang baru nantinya tidak hanya kompeten dalam tugasnya, tetapi juga mampu merespon kritik dari masyarakat dan media dengan baik.

Forum Silaturahmi Media MA (Pokja FORSIMEMA-RI) menekankan pentingnya sosok pemimpin MA yang sensitif terhadap kesejahteraan hakim dan mampu merangkul media sebagai sarana edukasi hukum bagi masyarakat.


"Isu kesejahteraan hakim sendiri menjadi salah satu perhatian utama, mengingat tuntutan dari kalangan hakim yang menginginkan perbaikan dalam berbagai aspek pekerjaan mereka," kata Ketua FORSIMEMA-RI, Syamsul Bahri, Senin (7/10//24).

Pemilihan Ketua MA ini diharapkan dapat menghadirkan pemimpin yang tidak hanya peka terhadap hak-hak para hakim, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga kualitas peradilan di Indonesia.