Helo Indonesia

Model Vertikal, Puluhan Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Johar Baru Akan Dibangun Yayasan Buddha Tzu Chi

Irvan Siagian - Nasional
Selasa, 21 Januari 2025 15:31
    Bagikan  
Menteri PKP Maruarar Sirait
Foto Istimewa

Menteri PKP Maruarar Sirait - didampingi Mendagri dan Pj Gubernur Teguh Setyabudi di lokasi RW 012 Tanah Tinggi

HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 81 rumah tidak layak huni di lingkungan RW 012 Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat akan dibangun Yayasan Buddha Tzu Chi melalui Program Rumah Layak Huni.

Baca juga: League Phase Liga Champions 2024-2025 : Benfica vs Barcelona, Dimulai Pukul 03.00 WIB

Menteri Perumahan dan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan masyarakat berpikir secara bijak dengan program rumah layak huni karena belum tentu datang dua kali. Terlebih kata Maruarar, anggaran program tersebut dari Corporate Social Responsibility (CSR) yakni Yayasan Buddha Tzu Chi.

Baca juga: Tim Intelijen Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Kasus Korupsi IB

"Program Rumah Layak Huni ini, bantuan non-APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), non-BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dan non-BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), tapi dari Yayasan Buddha Tzu Chi, mau renovasi, mau bangun, gratis semuanya," jelasnya didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Senin (20/1/2025) kemarin.

Baca juga: Hingga H+5, Wong Cilik Masih Menderita Akibat Banjir di Bandarlampung

Lanjut Maruarar menambahkan, pihaknya memberikan tenggat selama satu minggu kepada masyarakat untuk mempertimbangkan kembali saran pemerintah untuk membangun tempat tinggal secara vertikal.

Baca juga: Pengurus PWI Banten Resmi Dilantik, Hendry Ch Bangun: Kembalikan Marwah Organisasi Pers yang Profesional

"Kalau warga maunya rumahnya dibedah, dan diperbaiki, ya sudah. Saya kasih waktu seminggu untuk berpikir," imbuhnya.

Baca juga: Menekraf Dukung Pertumbuhan Ekraf Melalui Eksibisi Seni dan Budaya di Sekolah

Penjabat (Pj) Gubernur Khusus Jakarta Teguh Setyabudi menambahkan, rencananya ada sebanyak sembilan rumah warga kurang mampu di wilayah tersebut yang akan direnovasi Yayasan Buddha Tzu Chi.

Baca juga: PSIS Semarang Ditumbangkan Persis Solo di Kandang 1-2 dalam Liga 1, Agius Kecewa Berat

"Dengan pembangunan ini, semoga semakin banyak warga yang menerima manfaatnya dan menempati hunian yang lebih baik," imbuhnya.

Baca juga: Kejati Incar Tersangka Tipikor Lamtim, 40 Pertanyaan ke Bupati dan 30 Saksi

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin terlebih dahulu meninjau dan berdialog dengan warga tanah tinggi yang rumahnya akan dibangun.

Baca juga: Komisaris Bank Lampung Ini Sukses dalam Karir dan Lulus Doktor Terbaik

Jajarannya, juga telah melakukan beberapa kali sosialisasi bersama camat, lurah, RT/RW, LMK dan warga terkait Program Rumah Layak Huni.

Baca juga: Calendar of Event Wonosobo 2025 Diluncurkan, Ini Agenda Wisata Februari - Juni yang Sayang untuk Dilewatkan

"Total ada sebanyak 81 rumah warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Johar Baru akan ditata. Sedangkan di Kelurahan Tanah Tinggi telah didata sebanyak sembilan rumah," ujarnya menambahkan, saat rumah warga dibedah akan dicarikan kontrakan sementara hingga rumahnya selesai dibangun. (*/is) ***