HELOINDONESIA.COM - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi yang mandiri sekaligus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
Hal ini disampaikan Ketua PCNU Tangsel, KH Abdullah Mas’ud, dalam pertemuan dengan Forum Jurnalis Tangerang Selatan (FJTS) di Graha Aswaja PCNU Tangsel, Ciputat, beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, KH Abdullah Mas’ud menekankan pentingnya prinsip dasar NU di tengah tantangan globalisasi, modernisasi, dan liberalisasi yang mengikis tradisi serta budaya masyarakat.
Baca juga: Wamen ATR/Waka BPN Lantik Ketua dan Anggota MPPP serta MPPW untuk Perkuat Pengawasan PPAT
"Prinsip utama NU yaitu tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (adil), dan tasamuh (toleran). Ini wajib dimiliki dan dipegang oleh warga NU," ujarnya.
Salah satu wujud kemandirian yang telah dibangun PCNU Tangsel adalah pendirian Graha Aswaja, yang menjadi pusat gerakan dan komando organisasi. Menariknya, pembangunan gedung ini dilakukan secara swadaya oleh warga NU melalui gerakan wakaf Rp10.000 setiap Jumat.
"Graha Aswaja ini merupakan simbol kemandirian jam'iyah NU. Meskipun ada dana hibah tahunan dari Pemkot Tangsel, kami belum pernah mengajukan hibah. Bukan karena tidak mau, tetapi kami ingin menanamkan kemandirian kepada warga NU," tegas KH Abdullah Mas’ud.
Baca juga: Polres Tangsel Ungkap Berbagai Kasus Kriminal, 33 Tersangka Diamankan
PCNU Tangsel juga memiliki 11 badan otonom (Banom) dan 18 lembaga yang menangani berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga kebencanaan dan astronomi.
Meski mengedepankan kemandirian, PCNU Tangsel tetap menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota Tangsel. Salah satu buktinya adalah pembangunan Graha Aswaja 2 di Kecamatan Pondok Aren, yang dirancang sebagai pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) bagi warga NU.
"Jika Graha Aswaja pertama adalah simbol kemandirian warga NU, maka Graha Aswaja 2 ini adalah simbol kemitraan antara PCNU Tangsel dan Pemkot, antara ulama dan umara dalam melayani umat," jelas KH Abdullah Mas’ud.
Baca juga: Komitmen Pemerintah Wujudkan Asta Cita melalui Bidang Pendidikan dan Penguatan Infrastruktur Digital
Diharapkan, pembangunan Graha Aswaja 2 dapat rampung pada 2025 dan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia bagi warga NU di Tangerang Selatan.
