Helo Indonesia

Saingi Kota Salatiga, Banjarnegara Juara Umum di Cabang Atletik Popda Jateng 2024

Ajie - Olahraga
Rabu, 6 November 2024 22:41
    Bagikan  
Saingi Kota Salatiga, Banjarnegara Juara Umum di Cabang Atletik Popda Jateng 2024

Atlet Kota Surakarta Violney Arya Putri naik podium teratas nomor lari 400 meter putri di Popda Jateng 2024 cabang atletik

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Kabupaten Banjarnegara menciptakan kejutan dengan menguasai cabang atletik pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SD/SMP Jateng 2024 yang berakhir Rabu 6 November di Lintasan Atletik Stadion Tri Lomba Juang Semarang.

Banjarnegara bertengger di urutan klasemen akhir atletik Popda Jateng usai mengoleksi empat emas dan tiga perak, atau terpaut satu perak dengan kontingen favorit Kota Salatiga yang mengemas empat emas, dua perak, dan lima perunggu. Posisi ketiga ditempati Kota Surakarta dengan tiga emas, dua perak, dan satu perunggu.

Sedangkan rumah Kota Semarang harus puas pada peringkat ketujuh dengan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

Baca juga: Kota Salatiga Bersinar di Wushu Popda Jateng 2024, Suci Apresiasi Munculnya Bibit Atlet

Emas Banjarnegara diraih oleh Azzam Nur Ramadan pada nomor lempar lembing SMP (42,64 meter) dan tolak peluru (13,71 meter) putra, Ikmal Nur Jamil (lempar turbo SD putra/28,44 meter), dan Sabrina Nur Khofifa (trilomba SD putri).

Delegasi Teknis Cabang Atletik Endang Sri Mulyati mengatakan, persebaran medali pada cabang atletik tahun ini semakin merata. Ini dibuktikan dengan Banjarnegara keluar sebagai juara umum. Kondisi ini sangat menggembirakan karena pembinaan di daerah semakin baik.

''Sebelumnya Kota Salatiga dan Kota Surakarta mendominasi cabang atletik. Banjarnegara muncul sebagai kekuatan baru di cabang atletik tahun ini. Bagi saya ini sangat bagus, semua daerah mempunyai nomor-nomor unggulan,'' tutur wasit atletik internasional itu.

Terkait Kontingen Wonogiri, Endang menjelaskan, atlet daerah tersebut bisa mengikuti. Hanya saja, mereka tidak berhak atas medali.

''Ini merupakan kesepakatan bersama, atlet Wonogiri bisa mengikuti tapi tidak berhak menjadi juara. Kesepakatan ini, semata-mata untuk pembinaan. Atlet itu aset Jateng ke depannya,'' pungkasnya. (Aji)