JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Tim wushu Jawa Tengah membukukan catatan fantastis memborong enam medali emas dari 10 nomor sanda (pertarungan) pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII 2025 di GOR UNJ, Jakarta, Jumat 7 November 2025.
Pada hari terakhir pertandingan, wushu melakukan aksi sapu bersih pada enam final yang diikutinya dengan merebut enam medali emas.
Dengan demikian, wushu Jateng tampil sebagai juara umum total 8 medali emas, 2 perak dan 5 perunggu. Dua emas lainnya didapat dari nomor taolu (peragaan jurus). Prestasi ini mengungguli DKI Jakarta (6 -2 -3) dan Jawa Timur (5 – 5 – 1).
Baca juga: Bareskrim Polri Datang ke Winong Disambut Syukuran Warga, Ada Apa?
Selain wushu, Jateng juga menambah pundi-pundi emas melalui cabang menembak yang menambah satu emas melalui nomor 10 meter air rifle women team, sepak takraw melalui nomor double putri, serta atletik di nomor 4x400 meter estafet putra, dan 4x400 meter estafet putri.
Hingga Jumat malam 7 November 2025, Jateng masih berada di urutan kedua klasemen sementara Popnas dengan 43 emas, 30 perak dan 39 perunggu. Posisi teratas bercokol tuan rumah DKI Jakarta (71 – 41 – 40).
Di belakang Jawa Tengah, menguntit ketat Jawa Timur (39 – 44 – 40) dan Jawa Barat (28 – 32 – 48). Posisi kelima Banten yang mengemas 12emas, 8 perak dan 17 perunggu.
Pada Sabtu, Jateng masih berptensi menambah medali dari cabang olahraga pencak silat, atletik, balap sepeda, renang dan senam.

Cabang sepakbola juga di ambang juara setelah memastikan tiket ke final, setelah dalam semifinal di Stadion Brodjosoemantri menang adu penalti 7-6 melawan Bali setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Baca juga: Panen Ubi Jalar dan Singkong di Pudak Payung, Wali Kota Agustina Perkuat Ketahanan Pangan Lokal
Tim Jateng akan menantang Jawa Barat pada final di Stadion Kuningan Jakarta, pukul 10.00 WIB. Jabar ke partai puncak usai menyisihkan Banten 4-1 di semifinal.
Wushu Berjaya
Cabang wushu menyita perhatian ketika mendulang enam emas di enam lagi final sanda, Arina Alfi Syafika yang turun di kelas 45 Kg Putri tampil mengesankan untuk membuka keran medali emas dari nomor sanda setelah mengalahkan Alfira Azzahra dari Sumsel dengan skor 2-0.
Selanjutnya atlet Kiemas Sakti Negara yang menyumbang emas. Cucu pelatih tim wushu Jateng, Hermansyah Munginsidi yang tampil di kelas 52 kg putra itu menaklukkan andalan Jambi, Agus Pratama Sorato dengan skor tipis 1-0.
Berikutnya, Saddam Achmad Assesgaf yang turun di kelas 60 Kg Putra terlalu tangguh bagi andalan Sumut, Atra Wintapa Lumban Gaol. Saddam sukses menaklukkan lawannya itu dengan skor 2-0.
Menambah perbendaharaan medali emas nomor Sanda adalah Maulana Saddam Rauf yang turun di kelas 65 kg putra. Ia mempersembahkan medali ketiga Sanda dengan mengalahkan atlet Sumsel, Ziyad Al Arkan Firzi dengan kemenangan angka 2-0.
Medali emas kelima Jateng dipersembahkan oleh atlet putri, Adriana Rosa Aurelia Putri yang tampildi kelas 48 Kg Putri. Ia sukses menaklukkan atlet Sumsel, Vania Syifa Kanaya dengan skor tipis 1-0.
Medali emas terakhir wushu sanda dipersembahkan oleh atlet Elvina Marwa Joanda.Elvina yang turun di kelas 52 kg putri menaklukkan andalan Kalimantan Selatan, Dalilah dengan skor 1-0.
Usai pertandingan, Sekretaris Pengprov WI Jateng yang juga Manajer Tim Wushu Jateng, Muhammad Zaenuri mengaku bersyukur atas keberhasilan ini.
‘’Saya berterimakasih pada atlet, pelatih, ofisial dan juga Pengprov Wushu (WI) Jateng atas keberhasilan ini. Ini adalah hasil kerja keras semuanya,’’ kata Zaenuri.
Baca juga: Jangan ke Pantai dan Pulau Sepekan Ini, Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
Dia kemudian membeberkan, tim wushu Jateng memang tidak setengah-setengah menyiapkan atletnya di Popnas kali ini.
Meskipun Disporapar Jateng yang mewadahi langsung atlet pelajar dengan TC tak lebih dari sepekan, namun Pengprov WI Jateng menyiapkan atletnya lebih dari sebulan.
Tak tanggung-tanggung, para atlet pelajar ini diikutkan TC Pelatda Jangka Panjang Wushu Jateng di Wisma Wushu Jateng.
‘’Maka, hasil tim wushu Jateng utamanya nomor sanda, sudah sesuai dengan prediksi kami sejak awal. Kami bangga pada anak-anak yang mau kerja keras di kawah candradimuka kami (Wisma Wushu) hingga mampu meraih enam medali emas dari 10 yang diperebutkan di nomor sanda,’’ pungkasnya. (Aji)
