SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana berharap, dari ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2023 di Pati Raya pada 5-11 Agustus 2023 melahirkan atlet unggul dan pinunjul.
Keunggulan tersebut, kata dia, bersifat komprehensif. Artinya, tidak hanya mumpuni dari sisi teknik dan fisik, namun mampu melebihi dari yang lain alias pinunjul.
''Dari Porprov lahirlah atlet pinunjul, unggul dari yang lain. Porprov adalah jembatan menuju ke sana. Dari regional, nasional, lalu internasional,'' kata Bona, di sela-sela acara Chef de Mission Meeting Porprov di Gedung UTC, Semarang, Rabu 5 Juli 2023.
Dalam konteks program pembinaan, lanjut Bona, Porprov adalah sasaran antara, karena sasaran utama adalah sukses menuju PON XXI 2024 di Aceh-Sumut. Tantangan ke depan, kata dia, sangat besar karena Jateng akan kembali bersaing dengan Jabar, DKI Jakarta, dan Jatim.
Baca juga: Kota Semarang Terpilih Jadi Pilot City Program Smart Water Cities
Dia tak menampik, gaung rivalitas menuju PON sudah terasa di ajang babak kualifikasi. Di luar arena, kasak-kusuk perebutan atlet sudah di depan mata.
''Atlet-atlet ini sudah banyak yang mau diambil oleh daerah lain. Saat ini kami masih menangani hal itu. Jangan sampai atlet potensial kita diminta provinsi lain, dan kita akan mempertahankan. Ini menunjukkan, betapa tingginya persaingan di PON nanti,'' kata Bona yang juga Ketua Umum PB Porprov.
Bona juga menginformasikan, karena tidak tersedianya venue di Pati Raya, ada enam cabang olahraga Porprov yang harus dimainkan di daerah penyangga, seperti berkuda, golf, biliar, bermotor, sofbol, dan arung jarum.
Baca juga: 5.000 Atlet akan Meriahkan Pornas Korpri di Semarang pada 13 – 23 Juli 2023
Terkait penadatanganan kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jateng, Bona menjelaskan, hal sebagai bentuk pendampingan ketika KONI menggunakan anggaran, salah satunya untuk kegiatan Porprov 2023.
''Dengan pendampingan dari Kejati, maka ada tuntunan, mana yang perlu dan tidak perlu, mana yang potensi duplikasi anggaran, saat peruntukan, tidak terjadi. Maka saya setuju apa yang dikatakan Pak Kajati, bahwa kerja sama jangan di tengah-tengah, tapi sejak awal,'' katanya.
Perebutkan 862 Emas
Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko menambahkan, Porprov 2023 akan memperebutkan 862 emas dari 57 cabang olahraga yang dipertandingkan dan diperlombakan.
''Ada 57 cabor dengan 70 disiplin cabor yang dipertandingkan. Mereka tersebar di 74 venue yang ada enam kabupaten di Pati Raya, ditambah empat kabupaten/kota penyangga yaitu Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Semarang dan Magelang,'' beber Soedjatmiko yang juga Wakil Ketua I PB Porprov itu.
Jatmiko menjelaskan, ada 7.735 atlet yang akan terlibat dalam Porprov tersebut. Porprov sendiri digelar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Grobogan, dan Blora. (Aji)
