SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sprinter putra asal Kabupaten Bekasi Rizky Ramadhan dan atlet lari asal Kalimantan Selatan Dina Aulia menyita perhatian setelah menjadi manusia tercepat dengan menggondol medali emas di nomor final lari 100 meter Kejuaraan Atletik Tingkat Nasional Jateng Open 2025 di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang, Kamis 3 Juli 2025.
Di tengah awan mendung yang memayungi langit Semarang, Rizky berhasil menyentuh garis finish dengan catatan waktu 10,85 detik. Catatan itu masih di bawah Personal Best-nya yaitu 10,75 detik.
Sedangkan Dina yang juga atlet Pelatnas, menjadi tercepat dengan torehan waktu 11,73 detik. Capaian waktu ini masih jauh dibanding saat merengkuh medali emas 100 meter PON 2024 di Aceh-Sumut yaitu 11, 62 detik.
Baca juga: Jateng Open 2025: Sprinter Pelatnas Juarai Lari 100 Meter Putri, Salatiga Pimpin Klasemen
Ibarat kalimat kiasan ''Hasil yang indah tak lahir dari sebuah langkah yang mudah'', demikian juga perjalanan Rizky dan Dina berkecimpung di dunia lari. Sedari kecil sudah berlatih serius.
Ditemui usai pengalungan medali, Rizky mengaku mengenal dunia lari jarak pendek sejak masa pelajar kelas III SMP. Berbagai kejuaraan pernah diikutinya, mulai kejurnas, event terbuka seperti Jatim dan Jateng Open.
Salah satu pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun itu mengaku bangga bisa meraih prestasi terbaik di Jateng Open 2025. Dia berharap, pencapaian ini terus memotivasinya untuk mempertajam catatan waktunya.
Di bagian lain, Dina Aulia juga menyatakan rasa gembira bisa menjuarai nomor 100 meter ini di Semarang. Peraih dua keping emas di lari 100 meter dan 100 meter gawang PON 2024 bertekad untuk terus memperbaiki catatan waktunya.
Baca juga: KONI Kab/Kota Se-Jateng Minta Pemerintah Cabut Permenpora No 14
Dia mengaku, sejak kecil suka berlari meskipun masih taraf ikut-ikutan. Kini, mahasiswi Perbanas Institute Jakarta itu fokus menekuni lari jarak pendek dan lari gawang.
''Harapannya mungkin sama dengan atlet lainnya, bisa berkiprah terus tak hanya nasional, tapi juga internasional. Saya akan terus menempa diri,'' ujar pengagum sprinter juara dunia asal Bahamas, Devynne Charlton tersebut. (Aji)