Geliatkan Wisata Olahraga Jateng, 1.000 Peserta Meriahkan Slamet Trail Run 2025

Senin, 20 Oktober 2025 07:48
Sekda Jateng Sumarno saat melepas peserta Slamet Trail Run 2025. Foto: pemprov

PURBALINGGA, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 1.000 pelari memeriahkan Slamet Trail Run 2025, Minggu pagi 19 Oktober 2025.

Kegiatan pariwisata olahraga (sport tourism) di gunung tertinggi di Jawa Tengah itu dimulai dan finis di D’las, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Banyak pelari merasakan kesulitan fisik, seperti tanjakan curam. Namun semua terbayarkan karena setiap sudut lereng Gunung Slamet menyajikan pemandangan alam yang indah dengan hawa sejuk khas pegunungan.

Tak hanya memberi pengalaman lari, Slamet Trail Run yang diselenggarakan di desa wisata Serang ini diakui memberikan dampak positif kepada warga setempat. Selain meningkatnya jumlah wisatawan juga ada peningkatan dalam penjualan produk lokal dan jasa yang ditawarkan.

Baca juga: Jejak Panjang Tanah Adat di Tubaba: Dari Peta Kolonial hingga Lahan Transmigrasi

Saat konferensi pers di Ruang Andrawina, Hotel Owabong, Purbalingga, Sabtu 18 Oktober 2025, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Muhamad Masrofi, mengatakan, ajang lari internasional itu diikuti 56 persen peserta dari wilayah sekitar, dan 32 persen dari luar Jateng.

“Lima peserta lain dari luar negeri. Di antaranya dari Zimbabwe,” katanya saat mendampingi Sekda Jateng Sumarno, seperti dilansir jatengprov.go.id

Dalam ajang tersebut, para peserta terbagi pada tiga pilihan kategori. Di antaranya 25K, 14K, dan 5K.

Masrofi mengatakan, sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, kegiatan sport tourism terus diperbanyak. Salah satunya, ajang olahraga lari lintas alam tersebut.

“Harapannya ini bisa jadi ajang trail run unggulan di Indonesia dan internasional. Kalau sukses, maka bisa dikembangkan dengan Lawu Trail Run, Sumbing Sindoro Trail Run, dan lainnya,” kata dia.

Baca juga: PON Bela Diri: Tujuh Pesilat Jateng Belum Terbendung, Menapak ke Semifinal

Di tempat yang sama Sekda Jateng Sumarno mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menggeliatkan pariwisata di provinsi tersebut. Sebab, pariwisata mampu menumbuhkan perekonomian di Jateng.

“Yang cukup akseleratif mendatangkan wisatawan, salah satunya sport tourism,” ucapnya.

Sumarno mengatakan, melalui olahraga juga dapat membudayakan perilaku hidup sehat. Terlebih, kata dia, olahraga merupakan salah satu aktivitas yang memunculkan energi positif.

Menurutnya, ajang Slamet Trail Run 2025 di Kabupaten Purbalingga merupakan kali pertama digelar. Karakteristik gunung dengan ketinggian 3.432 MDPL itu, diharapkan memiliki kesan tersendiri bagi para pelari (runners).

“Karakteristik di Gunung Slamet itu terkenal di atasnya banyak pasir dan batu. Ini bagian yang dipromosikan, karena para trail runners ini suka tantangan,” katanya.

Sumarno berharap, Slamet Trail Run 2025 perdana di Kabupaten Purbalingga terselenggara dengan baik dan profesional. Mulai dari sisi keamanan, keselamatan, dan lain-lain.

“Ke depan kami berharap, bisa dikembangkan lebih besar dan partisipannya juga lebih luas lagi,” tambahnya, (Aji)

Berita Terkini