KENDAL, HELOINDONESIA.COM -Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kendal menggelar pelatihan digital marketing yang diikuti 100 pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Kendal. Pelatihan dibagi menjadi empat angkatan, masing-masing angkatan sebanyak 25 pelaku usaha. Dan dilaksanakan 20 - 28 Maret 2024 di Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kendal.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Disdagkop UKM Kabupaten Kendal Lytria Wandwiasti menyatakan, di era digitalisasi saat ini, para pelaku usaha dituntut untuk bisa memanfaatkan fitur live shopping di platform digital seperti Tiktok dan Shopee, sebagai salah satu teknik penjualan yang efektif dan optimal.
"Para pelaku usaha kita ajarkan berbagai materi terkait bagaimana strategi penjualan online melalui live shopping di Tiktok dan Shopee. Tujuannya kita mendorong UMKM ini untuk mengoptimalkan penjualan secara digital," terang Lytria, Kamis 21 Maret 2024.
Ia mengungkapkan, pihaknya menggandeng Tiktok, Shopee, Diskominfo Kendal serta wirausahawan yang dinilai sudah sukses dan platform e-commerce sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Pemasaran
"Narasumber memberikan materi di antaranya bagaimana cara melakukan pemasaran di platform e-commerce dengan benar, lalu terkait penyampaian produk agar penonton itu tertarik. Selain itu nanti juga ada praktek bagaimana membuat konten dan live pemasaran produk mereka," ungkapnya.
Lytria memaparkan, para pelaku usaha yang mengikuti pelatihan tersebut sebelumnya telah mendaftarkan diri melalui link pendaftaran Disdagkop dan UKM Kendal yakni https://bit.ly/Digital MarketingKendal2024.
"Dari 144 pelaku usaha yang mendaftar kita verifikasi dan kita ambil 100 0rang. Syaratnya pelaku usaha mikro danusianya maksimal 50 tahun," papar Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro.
Dirinya berharap, melalui pelatihan ini UMKM di Kendal dapat menambah pengetahuan para pelaku usaha dalam pemasaran digital. Serta dapat meningkatkan penghasilan mereka. "Harapannya dari kegiatan ini dapat memajukan pemasaran para UMKM dan tentunya bisa terus update soal digital marketing," harap Lytria.
Omzet
Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM bidanh kerajinan di Kendal, Dicky Aditya mengaku sangat tertarik mengikuti pelatihan ini. Menurutnya dengan pemasaran melalui online dapat meningkatkan omzet penjualannya. Selain itu juga memperluas pembeli.
"Disini kita jadi tahu bagaimana pembuatan konten, bagaimana live, bagaimana mendapatkan viewer banyak. Karena dalam pembuatan konten itu tidak sembarangan, harus mengetahui triknya agar pembeli tertarik. Ya diantaranya seperti bagaimana cara menyampaikan deskripsi produk kepada calon pembeli agar tertarik," bebernya. (Anik)
