Helo Indonesia

Phonska Plus Tak Terbendung, Segel Grand Final Proliga 2026 Usai Libas Jakarta Electric PLN

Ajie - Olahraga
3 jam 28 menit lalu
    Bagikan  
Phonska Plus Tak Terbendung,  Segel Grand Final Proliga 2026 Usai Libas Jakarta Electric PLN

Dua pemain Electric PLN Neriman Ozsoy dan Hanifah Nahda Aisa berusaha memblok bola dari ayunan pemain Phonska Plus Annie Mitchem

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - GOR Jatidiri Semarang menjadi saksi keperkasaan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Skuad asuhan Alessandro Lodi resmi mengamankan satu tempat di partai puncak Grand Final Proliga 2026 setelah melibas Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-1 (25-18, 25-21, 18-25, 25-19), Kamis malam, 16 April 2026.

Kemenangan ini bukan hanya tentang raihan tiga poin, melainkan bukti dominasi Phonska Plus yang tak tergoyahkan sepanjang musim 2026 pada kompetisi bola voli paling bergengsi di Tanah Air ini.

Phonska Plus langsung menghentak sejak peluit pertama dibunyikan. Arnetta Putri, sang jenderal lapangan tengah, tampil brilian memanjakan Medi Yoku serta duet maut asing, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko.

Baca juga: Sekali Goyang, Muaythai Indonesia Sehari Tuntaskan Rakernas dan Munaslub

Meski Electric PLN sempat mencoba bangkit melalui duet maut Kara Bajema dan Neriman Ozsoy, servis mematikan dari Bytsenko menghancurkan ritme mereka. Phonska menutup set pertama dengan attack tajam Mitchem, 25-18.

Memasuki set kedua, drama sempat terjadi. Electric PLN yang tampil agresif sempat memimpin jauh 7-3. Namun, mental juara Phonska berbicara. Pelan tapi pasti, mereka menyamakan kedudukan 8-8 hingga akhirnya menikung tajam di poin-poin krusial untuk menutup set dengan skor 25-21.

Rotasi Total

Menariknya, setelah memastikan tiket final di tangan berkat keunggulan dua set, Lodi melakukan langkah berani dengan melakukan rotasi total di set ketiga. Nama-nama seperti Dhea, Putri Agustin, Bella Sabrina, dan Ajeng diberi panggung.

Meski sempat kehilangan set ketiga (18-25) karena amukan Neriman Ozsoy, para pemain pelapis Phonska justru menunjukkan "taringnya" di set keempat. Menghadapi tim inti Electric PLN yang tetap turun dengan kekuatan penuh, para pemain muda Gresik justru bermain tanpa beban. Mereka menutup laga dengan skor meyakinkan 25-19.

"Kami sudah tahu menang dua set saja sudah cukup untuk lolos. Saya memutuskan rotasi untuk memberi jam terbang sekaligus menghindari risiko cedera pada pemain inti sebelum Grand Final. Kami tahu pertandingan di laga puncak akan sangat melelahkan," ujar Alessandro Lodi dengan nada puas.

Baca juga: Aman di Jalan, Kreatif di Tangan: Simak Keseruan Kegiatan Skill Up Y2C Jakarta!

Salah satu pemain Phonska Plus, Geofani mengaku sempat nervous ketika turun tanpa pemain asing, "Kami sempat deg-degan aja saat diturunkan tanpa pemain asing, sementara lawan turun dengan full tim," kata Geofani.

Di bagian lain, Asisten pelatih sekaligus direktur teknik Elektric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom mengakui , sebelumnya kita sudah melakukan evaluasi, "Tapi ketika melawan Phonska Plus hari ini semua evaluasi tidak bisa berjalan baik," kata Anantachai.

Ia juga mengakui tim lawan bermain sangat baik, "Terus terang hari ini kami mengakui Phonska Plus bermain sangat baik. Padahal kami sudah bersiap segalanya," tukas Anantachai Yoonprathom.

Jadwal Jumat (17/4/2026):
Jam 16.00 WIB: Jakarta Garuda Jaya vs Jakarta Bhayangkara Presisi (putra)
Jam 19.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Popsivo Polwan (putri)
(Aji)