Helo Indonesia

Program CCTV 1000 Wajah, Muncul Potensi Wajah Buruk Pelaksanaannya

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
2 jam 19 menit lalu
    Bagikan  
CCTV
HELO LAMPUNG

CCTV - Ilustrasi AI Helo

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Alih-alih sudah sangat dirasakan manfaanya oleh masyarakat, proyek ambisius "Program CCTV 1000 Wajah" Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandarlampung malah mulai memunculkan potensi wajah buruk pelaksanaan pengadaanya.

Diduga, pelaksanaannya, jadi ladang korupsi Diskominfo Kota Bandarlampung dengan pihak ketiga. Selain itu, diduga, tidak berjalan sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dugaan tersebut muncul dari adanya ketidaksesuaian antara nilai anggaran dengan hasil pekerjaan di lapangan. Cara pihak ketiga untuk mendapatkan pekerjaan tersebut juga diduga dengan cara akal-akalan dengan pihak Diskominfo Kota Bandarlampung. 

Kejari Kota Bandarlampung sedang mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) atas pengaduan masyarakat (dumas). Direktur perusahaan yang memeroleh pekerjaan, Johan Syahril telah diminta datang ke Kejari Kota Bandarlampung.

Dikonfirmasi Heloindonesia.com, Jumat (17/4/2026), Ketua Umum Garuda Berwarna Nusantara (GBN) itu berjanji akan buka-bukaan. "Saya akan sampaikan keterangan yang saya ketahui soal program itu kepada penyidik," ujarnya.

"Program CCTV 1000 Wajah” yang merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dengan setidaknya ada enam tujuan utamanya, yakni:

1. Meningkatkan keamanan kota Pemkot Bandar Lampung ingin menekan angka kriminalitas (seperti pencurian, begal, dll.) dengan pemantauan di titik-titik strategis.

2. Mempermudah identifikasi pelaku kejahatan Dengan fitur pengenalan wajah, aparat bisa lebih cepat mengenali orang yang masuk daftar pencarian (DPO) atau pelaku kejahatan yang terekam kamera.

3. Monitoring aktivitas masyarakat di ruang publik Digunakan untuk mengawasi keramaian, kegiatan umum, dan potensi gangguan ketertiban.

4. Respon cepat terhadap kejadian Data CCTV terpusat memungkinkan petugas segera bertindak saat terjadi insiden.

5. Mendukung program Smart City Bandarlampung Program ini bagian dari digitalisasi layanan kota agar lebih modern, efisien, dan terintegrasi.

6. Pengawasan lalu lintas Selain keamanan, CCTV juga membantu memantau kemacetan dan pelanggaran lalu lintas.

Tapi, program seperti ini jadi bisik-bisik warga terkait privasi masyarakat terhadap keamanan data wajah masyarakat. (HBM)