SRAGEN, HELOINDONESIA.COM - Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Pada masa pengujung jabatan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Pemkab Sragen meraih Bhumandala Kanaka (Medali Emas).
Sragen menerima kategori Kabupaten Bhumandala Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Senin 4 November 2024 di Studio Metro TV Jakarta.
Baca juga: Cegah Kepunahan, Sekda Ajak Peduli Puspa dan Satwa Berbasis Desa
Bhumandala Awards kali ini merupakan penghargaan kedelapan yang telah diraih Kabupaten Sragen sejak tahun 2016 atas keberhasilan kinerjanya dalam pengelolaan data geospasial.
“Alhamdullilah kami bersyukur menerima penghargaan Bhumandala Kanaka Medali emas. Sangat membanggakan karena penghargaan ini yang kedelapan kalinya kita terima,” terang bupati, seperti dikutip dari jatengprov.go.id.
Dia menambahkan penghargaan dari Pemerintah pusat ini adalah apresiasi atas pengelolaan data geospasial atau peta di Kabupaten Sragen.
“Sragen selalu berkomitmen dalam keterbukaan informasi publik salah satunya data peta yang dipublikasikan melalui geoportal yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” ungkapnya.
Lima Domain
Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Kabupaten Sragen Aris Wahyudi mengatakan, ada lima domain yang menjadi penilaian dalam penghargaan ini, yaitu meliputi Domain Kebijakan dan Peraturan, Domain Kelembagaan, Domain Teknologi, Domain Standar, Data dan Informasi Geospasial serta Domain Sumber Daya Manusia.
“Pada penilaian tahap pertama, masing-masing Kementerian, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota melakukan self assessment melalui aplikasi Simojang. Kemudian pada 15 Oktober 2024 Kabupaten Sragen bersama sembilan Kabupaten lainnya diundang ke Cibinong untuk mengikuti presentasi penilaian tahap kedua. Alhamdullilah, 4 November 2024 kami diundang ke Studio Metro TV untuk mendapatkan penghargaan Bhumandala,” ujar Aris Wahyudi.
Baca juga: Poltracking Indonesia Diberi Sanksi Atas Ketidakvalidan Data, Dilarang Publikasi Hasil Survei
Menurutnya, beberapa hal yang membuat Kabupaten Sragen unggul dalam penghargaan ini adalah berhasilnya pemanfaatan data geospasial dalam pengambilan kebijakan seperti pada saat penentuan lokasi Kantor Pemda Terpadu, pemilihan lokasi untuk Poltekpar Solo Raya, perencanaan tata ruang, dan kebijakan lainnya. (Aji)
