Helo Indonesia

Siswa SD di Kendal Ikuti Lomba Kenal Wayang

Kamis, 5 Desember 2024 18:57
    Bagikan  
Siswa SD di Kendal Ikuti Lomba Kenal Wayang

Acara pembukaan Lomba Kenal Wayang yang digelar Disdikbud Kendal

KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Para siswa sekolah dasar (SD) beradu ketangkasan dalam lomba Kenal Wayang yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, di Pendapa Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis 5 Desember 2024.

Setidaknya ada 20 regu masing-masing terdiri dari tiga siswa SD perwakilan pemenang lomba tingkat kecamatan di 20 kecamatan di Kabupaten Kendal. Adapun materi lomba yakni tentang perwayangan seputaran cerita Ramayana dan Mahabarata.

Baca juga: 300 Peserta Ikuti Rakornas Geopark di Kebumen, Pemprov Jateng Komitmen Kembangkan Geopark

Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikbud Kendal, Nurul Farida menjelaskan, wayang merupakan salah satu warisan budaya tingkat nasional yang harus dilestarikan dan dikenalkan sejak dini. Sehingga para generasi muda nantinya akan ikut melestarikan wayang sebagai warisan budaya leluhur.

"Jadi Pemerintah Kabupaten Kendal ikut berperan aktif untuk melestarikan kesenian wayang sehingga para generasi muda bisa mengenalnya, dan melestarikannya," lanjutnya.

Untuk itu, Pemkab Kendal terus berupaya mendorong pelestarian budaya wayang melalui sejumlah kegiatan pagelaran wayang secara gratis. Selain itu Disdikbud Kendal juga memfasilitasi pengiriman lomba dalang remaja tingkat Karisidenan Semarang serta kegiatan lainnya.

"Setiap tahun kita tetap menggelar pagelaran wayang secara gratis yang bisa ditonton oleh masyarakat. Harapannya wayang tetap lestari dan terpelihara, dikenal dan digemari oleh masyarakat luas," imbuhnya.

Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari menyambut baik kegiatan lomba Kenal Wayang jenjang SD ini. Menurutnya, saat ini banyak generasi muda yang kurang berminat untuk menyaksikan pertunjukan wayang.

"Hal ini disebabkan karena tergerus dengan tontonan hiburan yang disediakan media online khususnya," ujarnya.

Pelestarian Budaya

Pj Sekda menjelaskan masyarakat sangat berperan besar dalam upaya melestarikan budaya khususnya pementasan wayang kulit pada rangkaian acara merti desa, sedekah bumi, sedekah laut, pesta laut dan acara-acara lainnya.

"Melalui acara-acara tersebut sekaligus dapat mengenalkan kesenian wayang pada generasi muda. Sehingga generasi muda dapat mengetahui bahwa wayang kulit yang ditampilkan merupakan warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan," tandasnya.

Baca juga: Jalan Mantap Kabupaten Kendal Capai 83 Persen, di Atas Rata-rata Nasional

Ditambahkan, lomba kenal wayang jenjang SD ini juga menjadi salah satu kepedulian pemerintah untuk bersinergi dengan berbagai pihak dalam pelestarian budaya wayang.

"Kesenian wayang yang dikenalkan pada anak-anak sejak usia dini diharapkan bisa menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, serta ber akhlak mulia dengan tetap mengenal budaya leluhur bangsa," bebernya.

Salah seorang siswa dari SDN 2 Pagersari, Kecamatan Patean, Zavier mengaku suka dengan tokoh-tokoh pewayangan. Untuk mengikuti lomba ini dirinya belajar dan menghafalkan tokoh-tokoh wayang.

"Latihan dan menghafalkan tentang wayang, gamelan, sulukan," ungkapnya. (Anik)