HELOINDONESIA.COM - Hujan deras yang mengguyur Jember, khususnya di kawasan Jalan Jawa, Kelurahan Kebonsari, menyebabkan banjir dengan ketinggian mencapai sekitar 50 cm pada Kamis sore (12/12/2024).
Air yang menggenang tidak hanya merendam jalan, tetapi juga kendaraan bermotor yang melintas. Beberapa kendaraan dilaporkan mengalami mogok akibat banjir.
Abd Kadar, Ketua RW 36 Kelurahan Kebonsari, menjelaskan bahwa banjir di kawasan tersebut sangat dipengaruhi oleh intensitas hujan.
"Tinggi banjir kurang lebih 50 cm, dan biasanya banjir mulai surut seiring dengan meredanya hujan," ujar Kadar Kamis (12/12/2024).
Kondisi ini cukup mengganggu aktivitas warga, terutama pengguna kendaraan yang terpaksa mendorong kendaraan mereka akibat mogok. Selain itu, banjir juga menyulitkan akses warga yang melintas di kawasan tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan lebih lanjut akibat banjir.
Baca juga: Melalui Rapat Sidang Pleno, UMK Tubaba Tahun 2025 Disepakati Naik 6,5 Persen
Beberapa hari lalu, wilayah Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, mengalami banjir luapan yang disebabkan oleh hujan deras di pegunungan Argopuro. Hujan yang terjadi menyebabkan debit air Sungai Kaliputih meningkat dengan cepat, meski di wilayah desa Kemiri dan Desa Suci tidak turun hujan.
Air yang datang tiba-tiba menyebabkan kepanikan warga, dan dalam waktu singkat, aliran sungai melimpas ke pemukiman karena mulut jembatan tertutup material sampah yang terbawa oleh banjir, menimpa dua rumah warga dan menutup akses jalan umum.
Akibat kejadian ini, lima kepala keluarga (KK) mengalami kerusakan pada rumah mereka. Identitas pemilik rumah yang terdampak adalah Slamet (60 tahun), Zaenuri (40 tahun), Suwatik (52 tahun), Supranoto (55 tahun), dan Rudik (40 tahun).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun akses jalan umum sempat terhalang oleh material banjir. Tim BPBD dan berbagai pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan penanganan dan pembersihan.***
