Helo Indonesia

Polda Lampung Kumpulkan Pihak Terkait, Gajah Kembali Rusak 7 Rumah Papan

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Kamis, 2 Januari 2025 16:10
    Bagikan  
TNBBS
Helo Lampung

TNBBS - Rumah rungkat oleh gajah dan Kombes Umi Fadillah Astutik

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Polda Lampung turun tangan atas kembali beraksinya kawanan gajah liar di Blok 4 Reg 39, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Kamis (2/1/2025), pukul 00.15 WIB.

"Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan habitat satwa liar dan permukiman manusia," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik, Kamis (2/1/2024).

Polda Lampung sedang mendata dan telah rapat mencari solusi jangka pendek dan panjang bersama TNI, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan pemerintah daerah.

Disepakati,  pihak-pihak kompeten akan segera merumuskan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang dan pihak terkait akan segera mendorong kawanan gajah kembali ke habitat alaminya di kawasan hutan lindung.

Selain itu, pemerintah daerah juga sedang menyiapkan bantuan untuk warga yang terdampak. Mitigasi yang cepat dan tepat sangat diperlukan agar konflik ini tidak terus berulang di masa mendatang.

Pada peristiwa kali ini, tak ada korban jiwa. Warga telah terlebih dulu lari menyelamatkan diri setelah mengetahui kawanan gajah mendekati permukiman mereka, kata Kombes Umi Fadillah Astutik.


Sebelumnya, Senin (30/12/2024), pukul 03.00 WIB, Suarni binti Samir (60) yang tewas oleh gerombolan gajah liar di Dusun Blok 3, Desa Gunung Doh, Kecamatan BNS.

Pertengahan November lalu, geng belalai panjang itu merusak 15 rumah semi permanen di Talang Sindang, Kecamatan BNS. Tim 18 juga merampok garam dan beras warga, tak ada korban jiwa kala itu.

Kali ini, gajah kembali tertarik menjebol gubuk korban untuk mencari makanan seperti garam, beras, dan minyak goreng di sekitarnya. Di sekitarnya, ada juga makanan yang disukai gajah seperti pisang pinang dan pohon kelapa.

Tersangkanya, kelompok gajah liar yang telah teridentifikasi Tim 18 Bunga. Warga dan petugas berhasil menemukan jasadnya dalam kondisi lengkap, meskipun ditemuka terpisah-pisah akibat serangan hewan besar berbelalai tersebut.

Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, namun dari informasi yang diperoleh Helo Indonesia, masyarakat setempat sudah berusaha mengusir rombongan gajah dari Register 39 sejak Minggu (29/12/2024) pada posisi 150 meter dari permukiman Talang Badar.

Masyarakat mencoba menghalau dengan api unggun, tetapi gajah tetap mendekat karena adanya makanan di dalam rumah seperti (garam, minyak goreng, dan beras). Dan sekitar rumah ada makanan yang di sukai gajah seperti pisang pinang dan pohon kelapa

Tetapi, gajah tetap mendekat karena adanya makanan di dalam rumah seperti garam, minyak goreng, dan beras dan di sekitarnya ada makanan yang disukai gajah seperti pisang pinang dan pohon kelapa.

Senin (30/12/2024), pukul 03.00 WIB, kelompok gajah menjebol gubuk milik Suarni. Korban mencoba melarikan diri ke belakang rumahnya tetapi sudah terkepung oleh rombongan gajah liar sehingga tidak bisa menyelamatkan diri. (HBM)