HELOINDONESIA.COM - Ulam tiba. Hari ini, Provinsi Lampung yang lahir 18 Maret 1964 berdasarkan UU Nomor 14/1964, genap berusia 61 tahun. Bersamaan hari, Pemerintah Provinsi Lampung menaja helat keagamaan Lampung Bersholawat, berbuka puasa bersama (iftar) dan Magrib berjamaah dalam rangka Peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadan 1446 H, di halaman rumah dinas jabatan Gubernur Lampung: Mahan Agung, Jl Dr Susilo Nomor 12 Kelurahan Sumur Batu, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa (18/3/2025) mulai pukul 16.00 WIB.
Demi menguji kebenaran informasi rekayasa lalu lintas yang bakal diberlakukan sekira 3 jam sebelum acara hingga seusainya, benar saja. Pantauan lokasi sepanjang Selasa pagi, menunjukkan kebenarannya.

Diketahui, pun hingga saat warta ini naik siar telah diberlakukan, warga diinfokan bahwa akses Jl Dr Susilo ditutup sementara mulai pukul 14.00 WIB. Sejam sebelumnya, aparat gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung, Dishub Bandarlampung, Satpol PP Provinsi Lampung dan Kota Bandarlampung, diback up aparat Ditlantas Polda Lampung dan Satlantas Polresta Bandarlampung, masih memberlakukan penutupan satu arah.
Pantauan, Jl Dr Susilo ditutup dengan barrier terpasang, dari simpang empat pertemuan Jl Juanda - Jl Kesehatan - Jl Dr Susilo, sampai area Bundaran Lungsir.
Puluhan kerucut lalu lintas (traffic cone) terpasang di bahu jalan sisi kiri arah Jl Susilo bawah, arah Pahoman. Ada pula puluhan garis putih persegi panjang tanda pembatas lokasi tempat para pejuang Ramadan: penjual takjil yang rutin berjualan sepanjang Jl Susilo setiap tahunnya. Dengar-dengar, dagangan mereka untuk hari ini telah diborong.
"Iya itu, katanya udah dibayar didepan (lunas) makanya pada senang. Wah ini baru gebrakan namanya, kata mereka. Kalau saya, ini semua rumah tetangga Mahan Agung sepanjang jalan ini dimintai tolong akses air buat warga peserta acara nanti. Ya buat macam-macam, wudhu, buang hajat kecil, cuci tangan, gitu," ujar pria paruh baya warga Jl Dr Susilo Nomor 34, betah setengah jam diobrolin Selasa pagi.
Saat dia dan pewarta tengah berbincang pun, tiga staf Pemprov Lampung lewat menyapa, menyampaikan kembali permintaan agar warga sekitar membantu akses air bersih bagi peserta Lampung Bersholawat petang ini. Sejumlah pekerja juga kedapatan tengah sibuk membuat kran air dadakan. "Bukan, bukan tahu bulat. Haha," celetuk satu darinya.
Adapun, panggung utama berada tepat di sisi gerbang utama, menutupi papan nama akrilik bertuliskan Mahan Agung. Terdapat empat layar monitor raksasa. Dua hadap ke depan, kiri kanan panggung. Dua lagi sisi kanan kiri panggung hadap agak miring, satu condong ke arah Susilo atas, satu Susilo bawah.
Untuk listrik, "Apa, ini, ini 60, itu 60, ini 40. Berapa coba (total daya 160 ribu watt)," sahut tenaga mekanik, tangannya lincah memilin gulungan kabel listrik. Rekannya tersenyum.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, mengundang sesiapapun warga Muslim di Lampung yang berkenan menghadiri acara Lampung Bersholawat. Acara dinyatakan terbuka untuk umum. Bagi peserta disediakan takjil dan nasi kotak menu buka puasa. Warga hanya diminta membawa perlengkapan salat.
Mengingat peserta diperkirakan sedikitnya berjumlah 10 ribu orang, Pemprov Lampung menyediakan 10 titik area kantong parkir.
Meliputi, area seputar Stadion Pahoman, sepanjang Jl Juanda Pahoman, kantor Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Jl Dr Susilo Pahoman - Sumur Batu, kantor Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, kantor Koperasi Pajak, kantor Pemkot Bandarlampung, Masjid Agung Al Furqon, Guest House Pondok Rimbawan, dan titik terjauh, Lapangan Korpri kompleks kantor Gubernur dan DPRD Lampung.
Pemprov Lampung juga menyediakan 4 unit shettle bus pengangkut warga yang parkir di Lapangan Korpri kompleks kantor Gubernur dan DPRD Lampung menuju kantor Pemkot Bandarlampung. Juga sekian unit "buggy car" dari lokasi kantor Dinas Kesehatan Lampung dan kantor walikota untuk mengangkut warga. (Muzzamil)
