TEGAL, HELOINDONESIA.COM - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan program stratifikasi lembaga penyiaran. Hal ini diupayakan dengan membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten/kota setempat.
Salah satunya KPID melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Tegal, Rabu 2 Juli 2025. Saat diterima oleh Wakil Walikota, Hj Tazkiyyatul Muthmainnah, KPID kembali menyampaikan pentingnya dukungan kepala daerah dalam mendukung program tersebut.
Baca juga: Gandeng Instansi, UPNS Konseling Mahasiswa USM Gelar Seminar Kesehatan Mental Remaja
Audiensi dihadiri Komisoner KPID Jateng Intan Nurlaili, Hendrik SP Hutabarat, Mukhammad Nur Huda, Anas Syahirul, Nugroho Budi Raharjo dan Kaneko Gati, serta para staf lainnya.
Disampaikan oleh Intan Nurlaili, selaku Koordinator Bidang Pengelolaan Kebijakan dan Sistem Penyiaran KPID Jawa Tengah, bahwa keberhasilan program stratifikasi harus didorong berbagai pihak.
“Program ini tidak bisa satu arah, harus disokong dengan perhatian dan partisipasi dari semua pihak”, jelas Intan. Lebih lanjut Intan menyatakan harapannya agar Pemerintah Kota Tegal dapat memberikan dukungan berupa penguatan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya lembaga penyiaran, terkait pentingnya program ini.
Wakil Walikota Tegal yang akrab disapa Iin, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tegal senantiasa terbuka dengan agenda-agenda produktif yang dapat mendukung pembangunan daerah. “Kita akan selalu menyambut dengan antusias, ide dan program dari rekan-rekan, khususnya KPID, untuk kepentingan masyarakat Tegal khususnya”, jelasnya.
Kerjasama Event
Lebih lanjut Iin menyampaikan salah satu programnya bersama Walikota, bahwa Pemerintah Kota Tegal dinilai potensial untuk pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif, dengan jargon “Kota Seribu Event”. Diharapkan KPID juga turut mendukung program unggulan tersebut.
Koordinator Bidang Isi Siaran KPID Jawa Tengah, M Nur Huda, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif akan sangat erat kaitannya dengan dunia penyiaran.
“Konten siaran yang sehat dan berkualitas selalu menjadi perhatian utama kami. Tidak hanya soal pengawasan, tapi juga kita elaborasi dengan pengembangan kapasitas SDM-nya”, jelas Huda.
Baca juga: Peserta Atletik Jateng Open 2025 Membeludak, Atlet Pelatnas dan Pelatda Ikut Turun
Dalam bentuk event, Huda mengusulkan ada kolaborasi dalam Anugerah Penyiaran Jawa Tengah. Menurutnya momen ini sangat tepat untuk menumbuhkan kreativitas konten yang edukatif dan informatif, namun juga layak jual sesuai permintaan pasar.
Sekaligus mengorbitkan citra positif Kota Tegal di lingkup Jawa Tengah dengan event yang disiarkan secara luas.
“Stakeholder utama kami adalah media, sejauh ini mereka sangat antusias dengan event tahunan Anugerah Penyiaran Jawa Tengah. Akan sangat prospektif jika bisa disokong bersama,'' pungkas Huda. (Aji)
