KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Suasana Kota Kendal terlihat berbeda terutama di sekitar alun-alun Kendal, Taman Garuda dan depan GOR Bahurekso Kendal lebih rapi dan asri. Di sekitar area tersebut yang biasanya ramai pedagang kaki lima tampak sepi dan tidak ada pedagang yang berjualan.
Kondisi ini lantaran Kabupaten Kendal tengah dalam penilaian program Adipura yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama tiga hari kedepan yakni pada Senin-Rabu, 15 - 17 September 2025.
Baca juga: Lampaui Nasional, Indeks Kerukunan Umat Beragama di Jateng 78,98
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Aris Irwanto membenarkan, tim penilai dari KLHK saat ini telah melakukan penilaian Adipura untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja baik dalam pengelolaan kebersihan dan lingkungan perkotaan.
Menurutnya, penilaian ini melibatkan evaluasi data kinerja melalui Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), pemantauan fisik kota, serta penilaian khusus pada pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau.
"Yang menentukan penilaian Adipura itu adalah Kementerian Lingkungan Hidup. Bukan kami mendaftar untuk menjadi peserta Adipura. Dan kita menerima surat dari KLHK kalau kita masuk dalam kriteria penilaian," terang Aris, Senin 15 September 2025.
Kriteria
Disampaikan dia, ada beberapa kriteria penilaian dalam penilaian Adipura diantaranya terkaut pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, pengendalian pencemaran air, dan pengendalian pencemaran udara.
"Ada beberapa kriteria penilaian yaitu tidak ada sampah liar, memiliki TPA, dan juga tahun 2023 kita sudah mendapatkan sertifikat Adipura ini juga menjadi poin untuk ke tingkat selanjutnya yaitu trofi Adipura," ungkapnya.
Aris menjelaskan, tim penilai akan melakukan kunjungan dan menilai sejumlah lokasi seperti TPA, pasar, terminal, rumah sakit, sekolah dan lainnya.
"Kemarin itu sudah kita rapatkan ada 36 titik pantau penilaian. Diantaranya RSUD dr H Soewondo Kendal, kemudian pasar dan pertokoan Kendal, terminal angkutan umum di Pasar Kendal, sekolah, TPA juga," jelas Aris.
Baca juga: Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Gabah untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
Kemudian, lanjut Aris penilaian juga akan dilakukan di lingkungan perairan termasuk pantai, lingkungan perkantoran Pemkab Kendal, pengelolaan bank sampah, TPS3R di Kabupaten Kendal.
"Kita sudah tunjuk Pantai Cahaya PT WSI di Kecamatan Rowosari. Dan juga titik lainnya yang akan dinilai adalah bank sampah induk dan bank sampah di beberapa desa," imbuhnya.
Kepala DLH Kendal berharap setelah penilaian ini Kabupaten Kendal diharapkan dapat meraih kembali thropy Adipura yang pernah didapatkan pada tahun 1994 silam.
"Tahun 2023 kita sudah mendapatkan Sertifikat Adipura semoga di kepemimpinan Ibu Tika ini kita bisa meraih Thropy Adipura," pungkasnya. (Anik)
